Dua Kecamatan di KSB Terendam Banjir, Puluhan Hektar Lahan Pertanian Rusak - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Senin, 08 Januari 2018

Dua Kecamatan di KSB Terendam Banjir, Puluhan Hektar Lahan Pertanian Rusak

Banjir Rendam Lahan Pertanian Warga Dua Kecamatan di Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Badan Penaggulan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (BPBD KSB) meliris dampak banjir yang terjadi di dua kecamatan setempat, tadi malam.

Banjir tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang turun pada Hari minggu tanggal 7 januari 2018 pukul 15.00 hingga pukul 18.00 wita di seputar Kecamatan Brang Rea dan Brang Ene.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KSB, Ir. Lalu Azhar yang ditanyai media, Senin (9/1) diruang kerjanya membenarkan prihal tersebut.

Dikatakan Lalu Azhar, akibat intensitas hujan yang tinggi, sungai brang rea tidak mampu menampung debit air hingga akhirnya meluap ke pemukiman warga.

Air yang meluap ke pemukiman warga yang berada sepanjang bantaran sungai setinggi 30 sampai 70 sentimeter.

"Lima desa di Kecamatan Brang Rea dan satu desa di Kecamatan Taliwang yang kena dampak dari banjir itu. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Ia memaparkan, lima desa yang terdampak banjir di Kecamatan Brang Rea adalah, Desa Tepas (10 RT) yang terdiri dari perumahan/pemukiman 105 kk (450 jiwa), lahan pertanian (gagal tanam sekitar 18 ha) dan sekolah 2 buah (SMA dan SMK). Kedua, Desa Tepas Sepakat (6 RT) terdiri dari perumahan/pemukiman 52 kk (200 jiwa) dan lahan pertanian (gagal tanam sekitar 10 ha). Ketiga, Desa Beru (5 RT) terdiri dari perumahan/pemukiman 55 kk (220 jiwa), lahan pertanian (gagal tanan sekitar 15 ha) dan Sekolah 1 buah (SMPN 1). Keempat, Desa Sapugara Bree (17 RT) terdiri dari perumahan/pemukiman 202 kk (850 jiwa) lahan pertanian (gagal tanam sekitar 30 ha) sekolah 3 unit (SD),pondok pesantren 1 unit dan satu bangunan kantor desa. Terakhir, Desa seminar salit (5 RT) terdiri dari perumahan/pemukiman 43 kk (160 jiwa) lahan pertanian (gagal tanam sekitar 10 ha) dan sekolah 1 unit (SD).

"Selain merendam pemukiman warga, banjir juga ikut memberikan imbas pada sektor pertanian," terangnya.

Disamping lima desa di Kecamatan Brang Rea, terdapat satu desa di wilayah Kecamatan Taliwang yang letaknya dilalui oleh sungai brang rea yakni Desa Tamekkan.

Didesa tersebut, terdapat enam RT dengan  87 kk dan 425 jiwa rumahnya terendam air. Lahan pertanian yg gagal tanam sekitar 55 ha dan satu Sekolah Dasar. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com