Terbawa Arus Sungai, Penyandang Tuna Rungu Ditemukan Selamat - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 12 Desember 2017

Terbawa Arus Sungai, Penyandang Tuna Rungu Ditemukan Selamat

Korban Saat Dievakuasi Menuju Puskesmas Alas

Sumbawa, (Sumbawakini)--Seorang pemuda penyandang  tuna rungu, Senin (11/12)  sore ditemukan mengapung di aliran sungai Brang Ode, desa Gontar, kecamatan Alas Barat, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Korban diketahui warga dusun Praya, desa Kalimango kecamatan Alas. Ia diduga tenggelam saat memancing ikan di bantaran sungai  disekitar dusun Setoe Brang, desa Luar kecamatan Alas.

Informasi yang berhasil dihimpun Sumbawakini.com, korban pertama kali ditemukan oleh Maria, nenek berusia  60  tahun, warga desa Gontar yang hendak mandi di Sungai.
Maria awalnya tidak menyangka, benda yang mengapung di sungai tempat dia biasanya mandi adalah sosok tubuh manusia. "Saya tidak menyangka kalau benda yang mengapung itu adalah tubuh manusia," ujarnya.

Karena penasaran, nenek Maria berusaha mendekati dan memperhatikan benda tersebut. Nenek tersebut Kaget bukan kepalang begitu mengetahui ternyata sosok manusia. Sambil berteriak, nenek Maria langsung lari menuju perkampungan, memberi tahu warga lainnya.

Bersama beberapa warga lainnya, Nenek Maria kembali ke Sungai dan mengangkat korban ke pinggir sungai. Melihat tubuh korban masih bergerak, warga langsung melakukan upaya pertolongan pertama dengan cara membalikkan dan mengangkat kakinya keatas. 

"Awalnya kami berpikir korban sudah meninggal dunia. Tapi melihat tubuhnya masih bergerak, kami langsung mengeluarkan air dari dalam perut korban" akunya. 


Bayu Atika Dewi Rayes, Kepala UPT Puskesmas Alas,  yang datang ke TKP, langsung memberikan upaya pertolongan pertama, dan membawa korban ke Puskesmas Alas, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Hingga berita ini ditulis, kondisi korban sudah mulai membaik. Hanya saja penyebab tenggelamnya korban belum bisa diketahui secara pasti  karena yang bersangkutan tercatat sebagai penyandang tuna rungu. (cep)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com