Dikpora KSB Bantah Tudingan Beasiswa 'Disunat' - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 20 Desember 2017

Dikpora KSB Bantah Tudingan Beasiswa 'Disunat'

Nur Ahmadin S.Pd Ketua Tim Pelaksana Program Beasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat memberikan klarifikasi sekaligus membantah tudingan adanya dana beasiswa tahun 2017 di potong.

Hal tersebut ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dikpora KSB, Drs. Tajuddin melalui Kepala Bidang Pembinaan yang juga ketua Tim Pelaksana Program Beasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu, Aku Nur Ahmadin S. Pd yang dikonfirmasi media, Rabu (20/12) siang tadi diruang kerjanya mengatakan tudingan tersebut tidak benar.

Ia menegaskan, tidak ada sepeserpun dana beasiswa yang sunat apalagi kalkulasi angka hingga mencapai 544 juta.

"Sama sekali tidak benar tudingan itu," singkatnya.

Ahmadin menjelaskan, dalam peraturan Bupati Sumbawa Barat nomor 42 tahun 2016 pasal 7 ayat (1) dijelaskan bahwa, beasiswa berprestasi atau tidak mampu bagi mahasiswa Diploma dan S1 diberikan bantuan biaya pendidikan setinggi-tingginya Rp 3 juta permahasiswa pertahun. Selanjutnya, pada ayat (4) ditegaskan, bahwa jumlah pemberian beasiswa sebagaimana dijelaskan pada ayat (1) tersebut disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Tambah Ahmadin, pada keputusan Bupati Sumbawa Barat nomor 3962 tahun 2017 sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan pasal 7 ayat (1) dan (4) Perbup Sumbawa Barat no. 42 tahun 2016 dan Dokument Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD Dinas Dikpora tahun anggaran 2017,ditetapkan mengenai jumlah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa S1 berprestasi dan kurang mampu tahun anggaran 2017 adalah sebesar Rp. 2.500.000,- permahasiswa pertahun.

Nah, sekali kami sampaikan, tandas Ahmadin bahwa tidak ada pemotongan sebesar Rp 500 ribu dalam pembayaran beasiswa. Jumlah beasiswa Rp 3 juta yang dibayar permahasiswa pertahun sebagaimana bunyi pasal 7 ayat (1) Perbup Sumbawa Barat no. 42 tahun 2016 tersebut adalah jumlah maksimal. Sekali lagi jumlah maksimal. Jadi, jumlah beasiswa yang diterima boleh kurang. Ingat, boleh kurang dari Rp 3 juta permahasiswa pertahun sesuai kemampuan daerah. Ini juga, paparnya lagi, selaras dengan pasal 7 ayat (4) Perbup Sumbawa Barat no. 42 tahun 2016, Dokument Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) SKPD Dinas Dikpora tahun anggaran 2017 dan Keputusan Bupati Sumbawa Barat nomor 3962 tahun 2017.

"Itu aturan hukumnya sangat jelas. Jadi, tak ada sunat menyunat beasiswa," tandasnya.  (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com