Ribuan Warga KSB Bubuhkan Tanda Tangan Perangi Kemiskinan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 14 November 2017

Ribuan Warga KSB Bubuhkan Tanda Tangan Perangi Kemiskinan


Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Ribuan warga dari seluruh penjuru  Kabupaten Sumbawa Barat berkumpul di halaman kantor bupati  di kompleks Kemutar Telu Centre (KTC), Senin (13/11) kemarin.

Ribuan warga ini sengaja diundang Bupati Sumbawa Barat untuk menghadiri deklarasi pengentasan kemiskinan. Warga warga ini adalah minoritas masyarakat yang dinyatakan masih hidup dalam garis kemiskinan.

Ribuan warga tersebut lantas membubuhkan tandatangan diatas kain putih sepanjang 100 meter. sebagai komitmen mereka siap memerangi kemiskinan dan tolak kemiskinan.

“Kami berjanji ingin berhijrah. Tidak lagi hidup miskin,” ungkap salah seorang warga dari kecamatan Brang Ene usai membubuhkan tandatangannya. 

Salma, warga Brang Rea, mengaku ia menandatangani kain putih sebagai wujud rasa suka cita bahwa ia dan warga sepakat memerangi kemiskinan.

“Kita malu harus meminta bantuan. Kita mau berusaha, bagaimana caranya agar tidak miskin. Bercocok tanam atau berdagang,”terangnya.

Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin menegaskan, kemiskinan terjadi karena kurangnya kesempatan mendapatkan keadilan. Ini yang menurut dia, harus diretas.

Agar adil, pemerintah menyamaratakan pembangunan. Caranya, memberdayakan potensi gerak masyarakat melalui Program Daerah Pembangunan Gotong Royong (PDPGR).

Membantu Lansia, pedagang, penyandang cacat, petani dan nelayan melalui kerjasama antar masyarakat. Inilah yang disebut gotong royong. Agen penggerak gotong royong menurut pemerintah salah satu tugasnya mendata, mengawasi dan mendampingi warga lainnya yang masih butuh bantuan pemerintah.

Sebelumnya pemerintah Sumbawa Barat mengklaim bahwa Program Daerah Pembangunan Gotong Royong (PDPGR) merupakan cerminan nyata pembangunan ekonomi gotong royong.

Nilai gotong royong ditunjukkan melalui penggunaan sumber daya masyarakat untuk mendata, mendampingi mengerjakan setiap pembangunan yang di canangkan pemerintah.

“Saya kira isu kemiskinan dan ketimpangan juga menjadi agenda penting pemerintah. Cara yang terpenting adalah mengurangi ketimpangan kesempatan. Sangat tidak fair ketika seseorang menjadi miskin karena faktor di luar kendali mereka, seperti akses pendidikan dan sanitasi yang timpang. Di sini, peran pemda sangat penting,” ujar Bupati dalam kesempatan berbeda, saat Deklarasi Pengentasan Kemiskinan yang dipusatkan di Desa Kokarlian pada kamis ( 09/11 ) lalu. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com