Ratusan Karyawan AMNT Mogok Tuntut Pembayaran Gaji Sesuai Jam Kerja - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Sabtu, 25 November 2017

Ratusan Karyawan AMNT Mogok Tuntut Pembayaran Gaji Sesuai Jam Kerja

Aksi mogok karyawan PT AMNT

Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Sedikitnya 300 orang karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) Batu Hijau, Sumbawa Barat, Sabtu  pagi (25-11-2017) melakukan aksi mokor kerja.

Aksi mogok ini  dimulai sejak pukul 05.00 Wita,  yang diawali oleh karyawan shiff malam dengan berkumpul di Mine Shiff Change PT AMNT dan disambut oleh karyawan yang mendapat shiff siang.
 
Dalam aksi mogok yang diikuti sebagian besar karyawan dari departemen mine operation ini, secara spontan para peserta mogok mengumpulkan badge atau kartu tanda pengenal. Langkah ini  sebagai bentuk protes mereka kepada perusahaan, yang menerapkan sistem pembayaran pesangon dengan cara pilih kasih  dan gaji yang tidak sesuai jam kerja. 
 
"Departemen lain pesangonnya sudah dibayar penuh, sementara kami yang ada di departemen mine operation, pembayarannya diberikan sebagian  atau tidak penuh," ujar para peserta aksi mogok.

Selain itu, peserta aksi mogok menuding perusahaan melakukan pembayaran gaji karyawan tidak sesuai dengan jam kerja masing karyawan yang bersangkutan.

Pantauan Sumbawakini di lokasi aksi melaporkan, hingga pukul 06.00 Wita karyawan shiff pagi masih berkumpul di mine shiif change, sedangkan karyawan shiff malam mulai membubarkan diri. 

"Kami akan melakukan aksi ini sampai perusahaan memenuhi tuntutan kami," ujar para karyawan.

Sementara itu, pihak perusahaan yang dikonfirmasi hingga kini belum memberikan keterangan pers terkait aksi tersebut.  (bet)


1 komentar:

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com