LIPI Akui, KSB Hadirkan Dua Titik Apartment Ikan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 22 November 2017

LIPI Akui, KSB Hadirkan Dua Titik Apartment Ikan

Agusman S.Pt Kabid Sumberdaya Kelautan Perikanan  KSB ]
Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat menghadirkan dua spot apartement ikan di perairan gugusan Gili Balu, Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano.

Kepala Bidang Sumberdaya Kelautan Perikanan, Agusman S. Pt pada media, Rabu (22/11) diruang kerjanya mengatakan, tahun 2017 ini, dua apartment ikan itu akan diletakkan di seputar perairan Desa Poto Tano dan Desa Kiantar. Tahun 2018 mendatang, DKP berencana meletakkan hal serupa di tiga titik.

Ia menjelaskan, apartment ikan ini diakui oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Lipi) dan diproduksi di Balai Besar Pengelolaan Penagkapan Ikan (BBPPI) Semarang setelah mendapat rekomendasi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Apartment ikan itu dapat memberi imbas pada nelayan yaitu meningkatkannya hasil penangkapan. Sebab, apartment ini didesign sebagai tempat ikan bermain sekaligus dapat menjadi spot mancing bagi nelayan.

"Rakitan apartment itu sedang dirakit. Dalam waktu dekat segera kita letakkan," ujarnya.

Dengan adanya apartment ikan didasar laut, diharapkan dapat meningkatkan produksi ikan sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.

Agus menerangkan media ini ramah lingkungan sehingga tidak ditakutkan untuk menggangu pertumbuhan biota laut dan memiliki kekuatan tahan hingga 20 tahun. Selain itu, apartment ikan akan rusak karena lambat laut bisa berubah menjadi transplantasi terumbu.

"Dibeberapa daerah, media perikanan ini sudah banyak dipakai dan terbukti berhasil," terangnya.

"Kami libatkan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) untuk menjaganya," ungkap Agusman. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com