H. Djumhur Hakim Sosok Pahlawan Pejuang Kemerdekaan Asal Lombok Timur - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 10 November 2017

H. Djumhur Hakim Sosok Pahlawan Pejuang Kemerdekaan Asal Lombok Timur

H. Djumhur Hakim
Semangat Perjuangan, patriotisme dan jiwa heroik tak lepas dari sosok Djumhur Hakim. Cintanya yang amat besar pada bangsa dan negara mendorong dirinya berjuang sepenuh hati, demi mengusir penjajah dari bumi pertiwi dan meraih kemerdekaan sepenuhnya.

Lombok timur adalah daerah perjuangan beliau. Bersama pejuang-pejuang lain dari sekitar lombok timur, saling bekerja-sama untuk melawan kolonialisme. Beliau juga membentuk laskar perjuangan rakyat bernama Laskar Banteng Hitam, yang beliau komandoi sendiri.

Pertempuran-pertempuran besar yang pernah terjadi di wilayah lombok timur tak lepas dari peran penting beliau, sebelum kemerdekaan maupun setelah kemerdekaan. Diantaranya ketika tentara NICA kembali lagi menguasai daratan lombok.
Setelah mendarat di Ampenan tanggal 18 Maret 1946 silam, tentara NICA ini langsung mengambil alih kekuasaan dengan menangkap para pimpinan badan perjuangan di semua Kabupaten. Pejuang-pejuang dari Lotim yang tidak tertangkap melakukan aksi perlawanan secara sembunyi-sembunyi.

Tanggal 11 Mei 1946 Djumhur Hakim selaku Ketua BKR Lendang Nangka melakukan pertemuan dengan para tokoh pejuang. Dihasilkan kesepakatan untuk menghimpun kekuatan melawan NICA. Terbentuklah organisasi perjuangan bernama Badan Perjuangan Rakyat Indonesia (BPRI). Tanggal 27 Mei 1946 dilaksanakan pertemuan lagi di rumah H. Misbah Masbagik membahas serangan terhadap NICA.

Tanggal 2 Juni 1946 dilakukan penyerangan ke Markas NICA di Selong, hal ini dilakukan karena NICA memblokir jalan serta memprovokasi masyarakat. Pada dini hari tanggal 7 Juni 1946 dilaksanakan penyerbuan secara serentak dari sejumlah arah ke Markas NICA. Perjuangan terus berlanjut hingga tahun 1949 yang disebut sebagai hari baru bagi masyarakat Lombok Timur bisa menikmati kemerdekaan dan terbebas dari penjajahan NICA.

Demikianlah peristiwa-peristiwa penting yang pernah terjadi ketika masa perjuangan. Tokoh-tokoh pejuang seperti H. Djumhur Hakim mengorbankan segenap tumpah darahnya demi kemerdekaan indonesia yang kita nikmati sampai saat ini.

Semoga kita sebagai generasi penerus tidak lupa dengan jasa-jasa beliau dan para tokoh pejuang yang lain dan meneladani semangat perjuangan, patriotisme dan sikap pantang menyerah tertanam dalam jiwa.

Semoga arwah para pejuang di tempatkan yang selayak-layaknya disisi Allah Swt dan tegolong menjadi para syuhada. (Eja)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com