DKP Optimis Turunkan Angka Kemiskinan di Wilayah Pesisir - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 09 November 2017

DKP Optimis Turunkan Angka Kemiskinan di Wilayah Pesisir

Noto Karyono M.Si Kabid  Perikanan Tangkap

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat optimis mampu menurunkan angka kemiskinan masyarakat di wilayah pesisir.

Hal tersebut dilontarkan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ir. H. Mansyur Sofyan melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Noto Karyono M. Si saat diwawancarai media diruang kerjanya, Rabu (8/11) pagi tadi.

Ia mengungkapkan, ada alasan mendasar mengapa pihaknya optimis mampu menurunkan angka kemiskinan di wilayah pesisir. Yaitu, pemerintah KSB menggelontorkan bantuan untuk nelayan dengan berbagai macam variasi. Antara lain, sampan fiberglass + mesin kepada 349 unit peruntukan perorang, sampan fiberglass sebanyak 84 unit untuk perorang, mesin ketinting berkekuatan 6,5 PK sebanyak 128 unit untuk perorang, sampan fiberglass lebo sebanyak 382 unit untuk perorang yang bersumber dari APBD.

Adapun bantuan yang bersumber dari DAK, tambah Noto ialah sampan fiberglass + mesin + ketinting 6,5 PK + alat tangkap + alat bantu penangkapan ikan sebanyak 28 unit perkelompok, sampan fiberglass 8 unit perorang dan mesin ketinting 6,5 PK sebanyak 33 unit perorang.

"Selain bantuan kepada nelayan, DKP juga memberikan bantuan berupa sarana kepada petani ikan sebanyak 107 unit dan pengolahan produk ikan sebanyak 7 unit," terangnya.

Noto menegaskan, jika dikalkulasikan jumlah bantuan yang diberikan oleh Pemkab Sumbawa Barat sebanyak 1.126 unit. Nah, sarana yang diberikan itu sudah didesign sedemikian rupa agar umur pemakaiannya panjang dan berkualitas pakai.

Alasan kedua mengapa kami optimis sambung Kabid Noto ialah, sumberdaya kelautan dan perikanan yang melimpah. Para nelayan bisa mengekplorasi potensi dan menjual hasil tangkapannya. Hasil tangkapan bisa untuk perbaikan ekonomi keluarga hingga bisa keluar dari zona kemiskinan.

Ia memaparkan, jika sarana tangkap itu digunakan dan dimanfaatkan sebaiknya, Insya Allah, angka kemiskinan dapat ditekan. Sebab, sarana itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan menambah penghasilan serta mengoptimalkan sumber daya perikanan.

"Selain untuk mengentas kemiskinan, sarana itu juga untuk mendukung kedaulan pangan laut serta mencapai Indonesia sebagai poros maritim dunia seperti yang disuarakan oleh pemerintah RI," pungkasnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com