Desa Sermong Umumkan Jumlah Angka Kemiskinan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 10 November 2017

Desa Sermong Umumkan Jumlah Angka Kemiskinan

penandatanganan berkas hasil verifikaai fktuall

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Desa Sermong, Kecamatan Taliwang resmi mengumumkan jumlah penduduknya yang masuk dalam kategori miskin.

Hal tersebut dilakukan pada saat kegiatan pendeklarasian pengentasan kemiskinan, Kamis (9/11) yang berlangsung di lapangan sepakbola desa tersebut.

Kepala Desa Sermong, Ino dalam sambutannya mengatakan, pihaknya telah memverikasi data jumlah penduduknya yang miskin yang masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) sebanyak 643 jiwa. Nah, setelah dilakukan verifikasi faktual, ujarnya, ditemukan hanya ada satu jiwa yang benar-benar sesuai kategori miskin.

"Alhamdulillah, angka kemiskinan didesa kami menurun drastis," ungkapnya.

Ditempat yang sama, koordinator tim pengentasan kemiskinan untuk Desa Sermong, Agus Hadnan S. Pd mengatakan pada data BDT untuk Desa Sermong itu ada beberapa nama yang double atau ganda. Selain itu, ada juga nama warga yang sudah meninggal dunia sebelum tahun 2015 saja masih tercantum, nama oknum PNS hingga warga yang sudah memiliki jenis usaha, tercantum namanya dalam BDT itu.

Ditegaskan Agus, saat melakukan verifikasi faktual berdasarkan BDT, pihaknya menggunakan home visit atau mengunjungi serta berdasarkan by name by adress.

"Hasilnya sudah final. Hanya satu jiwa yang masuk dalam kategori miskin," pungkasnya.

Untuk diketahui, hari ini, semua desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat melakukan kegiatan serupa untuk mengidentifikasi jumlah kemiskinan.

Prihal adanya deklarasi serentak, dibenarkan oleh Kabag Humas Pemkab Sumbawa Barat, Abdul Muis.

"Betul. Hari ini deklarasi kemuskinan serentak di KSB. Besok, deklarasi untuk tingkat kecamatan," imbuhnya.(jon*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com