Abdul Muluk Masuk Daftar Basis Data Terpada Pemberantasan Kemiskinan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 10 November 2017

Abdul Muluk Masuk Daftar Basis Data Terpada Pemberantasan Kemiskinan

Kondisi rumah Abdul Muluk sangat memprihatinkan

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Rasa sedih, bangga dan penuh harap bercampur menjadi satu. Itulah raut wajah yang terpancar dari muka Abdul Muluk dan istri tercintanya Siti Mina.

Nafasnya sesak dan sesekali dirinya melihat langit membendung air matanya agar tidak jatuh.

Saat ditanyai wartawan media Sumbawakini.com mengenai namanya diusulkan dalam Basis Data Terpadu (BDT) oleh tim pengentasan kemiskinan Desa Sermong, Kecamatan Taliwang, dirinya hanya diam dan seakan terasa berat untuk mengatakan terima kasih karena diselimuti perasaan haru.

"Kami sekeluarga hanya bisa berharap agar pemerintah dapat memperhatikan kami," ujarnya.

Ia menuturkan, di usianya mencapai 71 tahun lebih itu dirinya tidak lagi kuat untuk bekerja. Sumber penghasilannya pun tidak menentu. Kalau dirinya memiliki sedikit stamina, ia mencari daun kelapa yang sudah mengering atau mati. Selanjutnya, ia membawakan ke rumah dan dijemur selanjutnya diarit menjadi sapu lidi lalu dijual dan hasilnya untuk menambah penghasilan keluarga.

"Untung ada subsidi kartu pariri dapat membantu meringankan beban kami," ujarnya.

Dirinya juga saat ini numpang tinggal bersama anaknya. Alasannya cukup sederhana kenapa ia numpang tinggal dirumah anaknya yang sudah berkeluarga, karena rumah miliknya tidak lagi layak huni.

Kondisi rumah yang ia tempati sekitar tahun 2013 itu, sudah miring dan ada juga tiang rumahnya yang patah serta bobrok. Bagian belakang rumahnya sudah rubuh total.

"Anak-anak mau bantu, sementara kondisi ekonomi mereka masih merasa kesulitan," katanya.

"Kami ajak bapak dan ibu tinggal bersama kami. Karena rumah yang mereka tempati sudah miring dan memprihatinkan serta tidak ada kamar mandi," ungkap anaknya yang enggan namanya ditulis.

Pihak pemerintah desa setempat yang dikonfirmasi media melalui Sekretaris Desa, Jibril Alfian mengatakan, pihaknya mengusulkan ia mendapatkan bantuan rehab rumah tidak layak huni, tapi sayang, bangunan rumahnya masih berdiri diatas tanah milik orang lain.

"Semoga mendapat perhatian pemkab Sumbawa Barat," ujarnya.  (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com