Kemiskinan Harus Ditekan Melalui PDPGR - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 31 Oktober 2017

Kemiskinan Harus Ditekan Melalui PDPGR


Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat KSB) merupakan penyakit mental. Namun fenomena ini harus terus ditekan melalui Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR).

Demikian ditegaskan Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M saat membuka pelatihan tim pembina dan tim penggerak PDPGR KSB di Hotel Ifa Syari’ah, Selasa (31/10/2017). Dikatakan Bupati, sebenarnya, tidak ada orang yang miskin di KSB. Namun yang banyak adalah mengaku miskin dan ini merupakan penyakit mental yang perlu mendapat perhatian bersama.

Bupati pun menekankan kepada tim pembina (camat) dan tim pengerak (lurah/kepala desa) PDGR untuk melakukan verfikasi warganya. Kerja bersama/gotong royong harus dibangun untuk menekan angka kemiskinan. ‘’Keroyok dia, semua harus segera selesai diverfikasi dengan cepat dan kita mendapat data yang valid,” kata Bupati.

Dijelaskan Bupati, tujuan pembangunan bukan hanya pembangunan fisik. Namun yang penting adalah membangun manusia. Salah satunya adalah menekan angka kemiskinan. Namun untuk menghilangkannya adalah suatu yang tidak mungkin. Sebab kemiskinan adalah kodrat Ilahi. Yang harus dilakukan adalah menyelaraskan hakekat manusia, yakni memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan serta mampu membuat warga bersosialisasi. Maka jika kebutuhan tersebut bisa terpenuhi, maka dia termasuk bukan orang miskin.

Kegiatan ini lanjut Bupati lebih untuk menyatukan atau menyamakan persepsi dalam mensukseskan PDPGR yang salah satu tujuannya menekan angka kemiskinan. Tim Pembina dan penggerak PDGR harus menunjukkan fungsinya dalam menjalankan PDPGR. Tim Pembina dan penggerak harus bersatu, bergotong royong dengan agen PDPGR. ‘’Tapi mereka punya semangat dan mereka membantu kita, semangat mereka kita kelola untuk bersama-sama membangun daerah,” imbuh Bupati.

Diungkapkan Bupati, KSB merupakan satu-satunya kabupaten di luar Pulau Jawa yang sukses dengan program jambanisasi. Yang membuat kabupaten ini bebas dari buang air sembarangan. Ini semua berkat kerja bersama, gotong royong semua pihak, yang melibatkan masyarakat, agen PDPGR, Pemerintah Daerah, mulai dari Kelurahan/Desa hingga Kabupaten. Termasuk juga dukungan dari perusahaan dan stakeholder lainnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Mulyadi, M.Si menyampaikan, kegiatan ini untuk memperkuat koordinasi antara tim pembina dalam hal ini Camat dan tim penggerak yakni Kepala Desa/Lurah. Ini penting guna, mensukseskan program PDGR dengan semangat ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh. ‘’Alhamdulillah komunikasi dan kerjasama dengan agen PDPGR berjalan baik dan harus kita pertahankan dalam upaya membangun daerah,” katanya. (humas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com