Fud Ingatkan Jangan Sampai Bendungan Bintang Bano Seperti Situgintung - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 26 September 2017

Fud Ingatkan Jangan Sampai Bendungan Bintang Bano Seperti Situgintung

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST, mengigatkan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I pada Satuan Kerja (Satker) Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Direktorat Jendral Sumber Daya Air untuk melakukan sosialisasi terhadap proyek bendungan Bintang Bano.

 Sosialisasi ini terkait,  tindak darurat jika bendungan terbesar di Nusa Tenggara Barat itu jebol atau gagal konstruksi. Agenda tersebut berlangsung di aula pertemuan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat, Selasa (26/9) pagi tadi.

Wakil Bupati KSB dalam sambutannya meminta pada Satker BWS Nusa Tenggara I untuk dapat terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pengerjaan bendungan agar jangan sampai gagal konstruksi dan mendatangkan musibah bagi warga Sumbawa Barat.

"Tolong, segalanya diperhatikan. Jangan sampai bendungan Bintang Bano seperti bendungan situgintung yang diduga gagal kontruksi hingga makan korban," ingatnya dihadapan para tamu undangan.

Bendungan Bintang Bano ini, terang Wabup keberadaanya memiliki multiplayer efek bagi sumbawa barat. Selain mengairi lahan se-KSB, air yang ada akan digunakan untuk pembangkit listrik dan hal lainnya. Sebab, bendungan ini akan menampung puluhan juta kubik air.

Ditambahkan Wabup, tahun 2018 mendatang, pemerintah pusat rencananya akan menggelontorkan kurang lebih Rp 700 milyar untuk pembangunan jaringan perairan dan tersebar di semua wilayah.

"Ini salah satu mega proyek terbesar di NTB selama era president Ir. H. Joko Widodo," pungkasnya.

Selain memberikan stressing pada Satker BWS Nusa Tenggara I, Wabup meminta kepada setiap SKPD siap kerja. Jika bendungan gagal konstruksi, maka akan terjadi banjir besar. Dinas Perhubungan saya perintahkan untuk segera buat dan tetapkan jalur evakuasi, Dinas Kesehatan juga harus mengetahui apa penyakit yang berkembang disaat pasca banjir. Begitu juga dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) mengenai kesiapan armada.

Kendati demikian, Wabup percaya perusahaan yang mengerjakan mega proyek itu kompeten seraya Wabup mengajak seluruh warga KSB, agar bendungan tidak gagal konstruksi.

"Kita tetap berdoa bersama, agar semuanya aman dan jauh dari kata gagal konstruksi," harapnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com