Bupati: Tahun Baru Islam, Moment Menuju Kebaikan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 21 September 2017

Bupati: Tahun Baru Islam, Moment Menuju Kebaikan


Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar dzikir dan doa bersama menutup tahun 1438 Hijriyah dan menyambut tahun baru islam tahun 1439 H. Bupati pun mengajak masyarakat untuk berhijrah merubah mental yang tidak baik menuju kebaikan.

Ajakan Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M ini dikatakan dalam sambutannya dalam menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1439 H. Kegiatan yang diawali dengan Sholat Magrib berjamaah ini kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan do’a bersama ini dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Kompleks KTC, Rabu malam (20/09/2017). Jema'ah pun kemudian mendengarkan tausiah KH. Syamsul Ismain, LC yang menyampaikan sejarah tahun Hijriah.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T. Plh. Sekda KSB, Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M.Si, Ketua TP PKK Ibu Hj. Hanifah W Musyafirin, S.Pt, Ketua GOW KSB, Ibu Neni Apriati Fud Syaifuddin. Pimpinan dan anggota DPRD KSB. Para Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian dan pejabat struktural serta ASN Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, masyarakat dan ratusan ibu-ibu anggota majelis ta’lim Baituttamkin Lumbung Bersaing.

Bupati mengatakan, pergantian tahun islam dari tahun 1438 H menuju tahun 1439 H ini harus dijadikan bahan evaluasi seberapa besar perbuatan baik yang dilakukan di tahun 1438 H. Kemudian membuat komitmen atau janji kepada diri sendiri menghadapi tahun baru 1439 H untuk lebih memperbaiki diri. ‘’Momentum ini dimanfaatkan sebaik baiknya, merubah mental yang tidak baik menuju yang lebih baik. Mari kita canangkan dalam hati kita,” kata Bupati.


Terutama lanjut Bupati bagi ASN. Di usia yang sudah menginjak tahun 1438 H untuk mengevaluasi diri. Sudah seberapa besar kontribusi yang diberikan dalam menjalani hidup dan menjalankan tugas. Semoga dengan semangat Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh akan melakukan perubahan di masa-masa yang akan datang. ‘’Ada faktor x, tantangan baik yang tanpak atau tidak di depan kita, hanya Allah yang mengetahuinya, karenanya mari kita undang campur tangan Allah dalam menjalankan kehidupann  pribadi, keluarga, lingkungan dan daerah yang kita cintai. Mudah mudahan usaha kita malam ini mengundang campur tangan Allah dan di ijabah oleh Allah SWT,” imbuh Bupati.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sumbawa Barat, KH. Syamsul Ismain, LC dalam tausiahnya terkait hikmah pergantian tahun baru islam 1439 Hijriyah menyampaikan sejarah lahirnya penggunaan tahun Hijriyah. Dimana, sejarah penggunaan tahun hijriyah dimulai sejak dua tahun meninggalnya Nabi Muhammad SAW atau dua tahun pemerintahan Abu Bakar Asiddik. Dimana surat menyurat atau administrasi sebelumnya tidak mencantumkan tanggal. Karena ingin menyaingi penanggalan kaum Kafir, akhirnya para sahabat bermusyawarah menetapkan penanggalan islam yang dinamakan tahun Hijrah.

KH. Syamsul pun mengatakan, inti dari hijrah adalah merubah tatanan kehidupan, dari yang buruk kepada kebaikan. Ia pun mengajak Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan masyarakat setidaknya melawan dua keburukan di Kabupaten Sumbawa Barat, yakni hijrah dari tempat hiburan malam yang menyuguhkan minuman keras dan wanita penghibur serta hijrah menjauhi penggunaan air raksa dalam kegiatan gelondong logam emas yang dilakukan masyarakat. Acara di akhiri dengan sholat isha berjamaah dan santap malam bersama. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com