Pria Beristri Kedapatan 'Nyicip' Istri Orang Diamuk Massa - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 23 Agustus 2017

Pria Beristri Kedapatan 'Nyicip' Istri Orang Diamuk Massa

Warga mengepung pelaku di depan kantor desa Seloto

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Seorang warga Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene berinisial KM (29) diamuk warga  Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, Rabu (23/8) karena tertangkap basah 'menyicipi' istri orang.

Kepala Desa Seloto, Lukmanul Hakim SP membenarkan kejadian ini dan menceritakan, kejadian tersebut berawal ketika salah seorang warga melihat KM naik ke rumah seorang wanita bersuami berinisial SY.

Setelah beberapa menit, tutur Lukman, saksi mulai curiga. Pasalnya pintu rumah dalam keadaan tertutup. Saksi akhirnya curiga dan mengajak warga setempat untuk mengepung rumah tersebut dan satu diantara dari mereka menghubungi suami SY via seluler yang saat kejadian tengah berada di sawah.

Salah seorang warga mencoba naik dan mendobrak pintu dan melihat  pasanga selingkuh ini tengah melakukan hubungan badan.  KM nekat mencoba untuk kabur meski tanpa sehalai benangpun menggunakan sepeda motor.

Sayang usaha KM gagal karena sudah dikepung warga. Diapun berhasil ditangkap dan digiring menuju kantor desa, setelah dia disuruh mengenakan pakaian. 

Ditengah perjalanan menuju kantor desa,  KM sempat diamuk massa yang terbakar emosi.  Untung saja, aksi main hakim sendiri ini berhasil di halau aparat desa dan warga lainnya. 

Saat di introgasi, KM mengaku bahwa SY merupakan cinta lamanya semasa masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah dulu. Dirinya juga mengaku telah melakukan hubungan intim dengan SY sebanyak 5 kali.

Kedua pasangan selingkuh ini langsung digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com