Perampok Beraksi, Warga Kokarlian Desak TNI Polri Turun Tangan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 30 Agustus 2017

Perampok Beraksi, Warga Kokarlian Desak TNI Polri Turun Tangan

M. Dahlan, Kades Kokar Lian KSB

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Warga Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano satu minggu terakhir resah. Hal tersebut terjadi lantaran kawanan perampok ternak beraksi yang diduga datang dari pulau seberang.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Desa Kokarlian, M Dahlan pada media, Rabu (30/8) siang tadi.

Dikatakannya, kawanan itu beraksi sekitar pukul 21.12 hingga subuh hari. Bentuk tindak kejahatan yang mereka lakukan ialah, kawanan ini mengambil ternak milik warga langsung dikandangnya. Bahkan, mereka juga tidak segan-segan merusak kandang dan meretas tali pengikat pagar.

"Alhamdulillah, kendati hal itu terjadi, namun hingga saat ini satu pun ternak warga belum ada yang berhasil dibawah kabur," ungkap Kades.

Ia meminta aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri) untuk dapat turun membantu warga pukul mundur kawanan itu. Sebab, warga tidak memiliki alat lengkap untuk melawan dan hanya menggunakan senjata tradisional seperti bambu runcing dan senjata tajam lainnya. Sedangkan di kubu kawanan perampok itu diduga memiliki senjata rakitan.  Buktinya, saat warga berencana melakukan perlawanan, bunyi keras senjata terdengar.

Hingga hari ini, tegas Dahlan warga Desa Kokarlian terus melakukan patroli siang dan malam. Hasil patrolinya pun memuaskan. Tadi malam, sambung Dahlan, kami berhasil mengaman sepeda motor merk Beat dengan nomor plat DR yang diduga pelaku digunakan oleh pelaku untuk melancarkan aksi jahatnya.

"Barang Bukti (BB) tersebut sudah kami serahkan ke kantor polisi," imbuhnya.

Kasus ini, tambahnya, telah terjadi empat kali dalam satu minggu terakhir ini. Dua kali terjadi di Desa Senayan dan dua kali terjadi di Desa Kokarlian.

"Kami harap aparat merespon dan kondisi ini genting. Warga malam hari tidak bisa tidur akibat ulah dari 'tamu tak diundang' itu," pungkasnya.

Ia menambahkan, bahwa saat ini hampir semua desa di Kecamatan Poto Tano diketahui mengaktifkan ronda malam. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com