KSB Berhasil Tarik APBN 400 Milyar Untuk Lebo Taliwang - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 29 Agustus 2017

KSB Berhasil Tarik APBN 400 Milyar Untuk Lebo Taliwang

Danau Lebo Taliwang

Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Pemerintah Sumbawa Barat berhasil menarik dana Anggaran dan Pendapatan Belanja Nasiona (APBN) sebesar Rp 400 Milyar untuk normalisasi dan pengelolaan danau Lebo Taliwang.

Danau Lebo sebenarnya sejak lama menjadi aset milik Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) NTB. Semula, danau ini memiliki luas lebih dari 1400 hektar, tapi kini setelah  terkonversi berubah 800 hektar. hal itu karena penguasaan perladangan baru oleh masyarakat.

Potensi perikanan juga sumberdaya hayati dan hewani yang mampu menjadi pertimbangan strategis pemerintah sejak awal Sumbawa Barat berdiri. selain menjadi pusat ekonomi nelayan tradisional, panorama yang begitu indah tentu bisa jadi pusat wisata alam, penelitian industri, seperti enceng gondok, sangat berguna sebagai bahan baku Furniture.

Dari cacatan yang di himpun media, APBD 10  tahun pertama, pemerintahan Sumbawa Barat sempat melirik hal itu, tapi tidak optimal dan tidak memiliki perencanaan terpadu dengan BKSDA soal pengelolaan danau ini, sehingga anggaran daerahpun banyak terkuras dan  akhirnya terhenti.

Wakil Bupati Sumbawa Barat tentu sangat mengetahui hal itu, upaya pemerintah memutar otak, apa yang harus dilakukan untuk mendukung masterplant lebo menjadi kawasan konservasi, pusat ekonomi tradisional, industri kecil bahkan pusat penelitian sumberdaya hayati tapi tidak menguras APBD.

Itulah yang kami lakukan berkonsultasi, berbicara dan melobi BKSDA bahkan sampai menteri. kita yakinkan mereka. "Alhamdulillah, tanpa APBD, pusat mau menggelontorkan hampir setengah trilliun guna membangunan lokalisasi danau Lebo," ujar Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST.

 Kata dia, dengan dana sebesar ini nantinya akan dibangun tanggul dan jalan lingkar. Saat ini  luas danau Lebo lebih dari 800 hektare yang berada di dua kecamatan, yakni, Kecamatan Seteluk dan Taliwang.

"Anggaran Rp 400 Miliar tersebut selain dari Kemen LHK juga datang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)" sebutnya.

Praktis ini kemajuan pesat yang itunjukkan pemerintah setempat selama sejarah berdirinya Sumbawa Barat, dimana anggaran terbesar APBN yang dikucurkan pusat hanya untuk penataan Danau Rawa Lebo.

“Panjang jalan lingkar dan tanggul sekitar 18 Kilometer. Tahap awal Balai Wilayah Sungai (BWS) Ditjen Pengairan Kementerian PUPR mengeglontorkan dana Rp 4,9 miliar dan secara bertahap seterusnya,” ungkap wabup

Wakil Bupati menegaskan penataan dan pembangunan Danau Rawa Lebo sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat. Kebijakan itu bagian dari impelementasi kesepakatan bersama yang terbangun antara Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Pemda KSB.
"Danau Rawa Lebo ini menjadi prioritas nasional yang akan dituntaskan pemerintah pusat. Bukan hanya Kementerian PUPR saja, Kementerian LHK juga ikut terlibat dalam penataan dan pembangunan danau ini,’’ katanya.

Kementerian PUPR akan lebih banyak melakukan intervensi pada program fisik. Sementara Kementerian LHK akan fokus pada penataan lingkungan.

‘’Kalau untuk persoalan lahan dan lain sebagainya kami pastikan tidak ada masalah. Nah terkait permintaan soal tanggung jawab sosialnya, pemerintah akan membantu,’’ ujarnya.

Sebelumnya, pelaksana kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Amar Nurmasnyah, ST mengungkapkan sejumlah  infrastruktur strategis nasional berhasil di gelontorkan APBN untuk mengembangkan infrastruktur Sumbawa Barat. Antara lain, proyek pembangunan bendungan raksasa Bintang Bano (sudah running) dan Jaringan Irigasi yang dimulai 2018 multy years sepanjang 700 Meter.

Selanjutnya, jalan penghubung dermaga lalar - PLTU Kertasari 85 M Frenchman tahun 2018. Talud Danau Rawa Taliwang 2018  multy years sepanjang 470 Meter ( bertahap,red) serta fasilitas penaggulangan banjir kota sepanjang 430 meter yang dikerjakan secara multy years juga.(jay)

1 komentar:

  1. Sebagai warga KSB yang baik hati; saya penasaran apakah program Normalisasi & Pengelolaan Danau Lebo Taliwang sudah memiliki Konsep Dasar Pembangunan (PROTOTYPE).

    BalasHapus

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com