Data Penerima Kartu Pariri Harus Diinput Ulang - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 10 Agustus 2017

Data Penerima Kartu Pariri Harus Diinput Ulang

Manurung S.Pd, Sekdis Sosial KSB

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) --Untuk mengantisipasi penerima double kartu Pariri, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, melakukan penginputan ulang seluruh data penerima bantuan tahap satu dan dua. .

Langkah ini dilakukan lantaran adanya perubahan yang mencolok, antara penerima yang telah meninggal dan usulan calon penerima baru, tahap kedua. 

Untuk diketahui, Kartu Pariri itu diberikan kepada lansia dan penyandang disabilitas oleh Pemkab Sumbawa Barat. Pemegang kartu itu mendapatkan subsidi gratis dari pemerintah setempat setiap bulannya sebesar Rp 250.000,-. Uang tersebut ditransfer langsung oleh pemerintah ke rekening masing-masing melalui Bank BNI.

Penyaluran Kartu Pariri tahap satu sukses dengan penerimanya sebanyak 4.537 orang, dimana penerima kartu tersebut sudah menikmati subsidi sejak Januari tahun 2017 lalu.

Sedangkan penyaluran Kartu Pariri tahap kedua belum bisa dilakukan. Lantaran tahapdua ini usulan terbaru yang disampaikan oleh agent Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) yang ada ditiap desa kepada pemerintah sebanyak 300an orang.

"Kita stop subsidi bagi yang meninggal dan kita tambah dengan yang baru. Itu alasan mendasar kami melakukan penginputan ulang secara total," kata Sekretaris Dinas Sosial, Manurung S. Pd yang diwawancarai media, Kamis (10/8) diruang kerjanya.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang diterima Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, terdapat 90 orang penerima tahap I meninggal dunia.

Manurung menjelaskan, mengenai calon penerima tahap II, pihaknya saat ini tengah melakukan validasi data secara teliti terhadap calon penerima sebelum data itu diserahkan ke Bank BNI untuk dibukakan rekening. Kendati belum dibukakan rekening, mereka dihitung mendapat subsidi sejak Bulan Mei hingga Agustus 2017 dan ini diperkuat berdasarkan Surat Keputusan (SK) bupati KSB yang kami terima.

"Saya rasa, prosesnya tidak akan memakan waktu lama. Karena ada ratusan orang saja. Tidak seperti kasus buka rekening tahap I dulu. Itu membutuhkan waktu yang lama karena jumlah penerimanya ribuan," terangnya lepas.

Ia mencontohkan, penerima Kartu Pariri di SK-kan sejak Bulan Mei dan hingga Bulan Agustus 2017 ini rekening miliknya belum dibuka. Nanti, jika rekeningnya sudah jadi, dia bisa menariknya secara menyeluruh.

"Dana subsidi ini tidak akan ditransfer oleh pemerintah melalui rekening siapapun. Walaupun itu sanak familinya. Uang itu masuk ke rekening atas nama si penerima bantuan," tegas Manurung.

Pihaknya yakin, tidak akan ada data double bagi penerima bantuan ini.

"Kami yakin dengan hal itu. Karena Dinas Sosial dan Bank BNI intens berkoordinasi terkait data," ujar Manurung. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com