DAS Kalimango Rawan Penambangan Pasir Illegal - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Senin, 07 Agustus 2017

DAS Kalimango Rawan Penambangan Pasir Illegal

Penambangan pasir menggunakan alat berat di Aliran Sungai desa Kalimango

Sumbawa Besar, (Sumbawakini) -- Warga sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Sumbawa, resah dengan ulah penambang pasir liar di sekitar aliran sungai.

Terlebih lagi, penambangan pasir ini dilakukan menggunakan alat berat, sehingga dikhawatirkan akan merusak lingkungan.

Dani, warga Desa Kalimango pada media mengatakan, dirinya tiap hari melihat masyarakat mengambil pasir. Kadang menggunakan alat tradisional dan juga menggunakan alat berat.

Berdasarkan realita tersebut, dirinya mempertanyakan tugas dan fungsi pemerintah desa Kalimango dalam hal pengawasan. "Kalau penggalian ini tidak segera dihentikan, kami khawatir kerusakan lingkungan akan terjadi," ujarnya. 

"Biasanya dumtruck silih berganti keluar masuk dari area sungai mengambil pasir," ujarnya.

Hal senada diutarakan Syamsudin, warga setempat.  menurutnya, penambangan seperti ini sangat berbahaya bagi warga yang bermukin di sekitar aliran sungai, terutama saat terjadinya banjir.

Dirinya berharap, prihal kasus penambangan pasir sungai ini dapat direspon oleh aparat penegak hukum. Kalau dibiarkan, maka 'tangan-tangan usil' itu akan bertambah dan penambangan pasir makin marak.

"Prihatin melihat lingkungan yang sengaja di rusak," ujarnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com