Sengketa Tapal Batas Sumbawa dan Sumbawa Barat Kembali Memanas - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 14 Juli 2017

Sengketa Tapal Batas Sumbawa dan Sumbawa Barat Kembali Memanas

Endang Arianto, Kabag Pemerintahan KSB
Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Perebutan batas wilayah atau tapal batas antara Kabupaten Sumbawa (KS) dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)  kembali memanas.

Sejak terjadinya pemekaran tahun 2014 lalu, hingga kini,  KS dan KSB belum mencapai kesepakatn batah wilayah. Keduanya tetap bertahan pada pendapat masing-masing.

Untuk menengahi masalah tersebut,  Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)  yang diwakili Kepala Sub Bidang (Kasubid) Batas Daerah harus turun tangan, datang melihat langsung batas wilayah yang disengketakan kedua belah pihak.

Ada tiga titik lokasi yang disengketakan, diantarnya, lokasi Sumur Haji Ako di Batu Guring, SK Gubernur nomor 298 tahun 2009, dan batas wilayah sesuai UU nomor 30 tahun 2014, tentang batas kecamatan Alas dan Seteluk. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Pemerintahan, M. Endang Arianto S. Sos pada Kantor Sekretariat Daerah yang diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (13/7).

"Kedatanga tim dari Kemendagri untuk mengambil titik ordinat,   selanjutnya mereka akan menyesuaikan bukti fisik dan administrasi seperti yang telah di serahkan oleh dua daerah," ungkapnya.

menurut Endang, setelah semua sudah final, Kemendagri akan menerbitkan surat penatapan peraturan mendagri terkait tapal batas tadi.

Untuk mengerahui hasilnya, kementrian itu berjanji akan mengundang pewakilan KS dan KSB. "Kami optimis, polemik ini segera berakhir  dan tidak ada lagi kegaduhan," sebutnya. .

Menurut Endang, Selain batas wilayah daratan, kedua belah pihak juga belum mencapai kata sepakat terkait perairan. "Untuk menentukan batas laut atau perairan, nantinya ada tim lain yang akan datang," katanya.  .

"Kita fokus pada folemik darat dulu. Untuk batas perairan, nantinya akan turun tim Subdit Toponime dari Kemendagri," tambahnya.(jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com