Keseriusan PT Eco Solution Lombok Mengelola Pulau Kenawa Dipertayakan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 13 Juli 2017

Keseriusan PT Eco Solution Lombok Mengelola Pulau Kenawa Dipertayakan

Pulau Kenawa Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Independent Persatuan Pemuda (LSM Lippan), Sumbawa Barat, mempertanyakan keseriusan PT Eco Solution Lombok (ESL),   mengelola pulau Kenawa.


Ketua LSM Lippan, Zulkifli Bujir pada media mengatakan, hampir tujuh tahun gugusan gili balu yang berada di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, santer diberitakan bahwa area tersebut akan dikelola sedemikian rupa dan disulap menjadi mewah, berkelas dan menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

Tapi pada kenyataanya, hingga kini pulau yang mulai mendunia itu, masih seperti semula. Tak ada perubahan significant yang terlihat.

Selain itu, Lippan juga menanyakan tindak lanjut kedatangan 80 arsitek dunia ke pulau Kenawa beberapa waktu lalu. "Mereka saat itu hanya mampu membangun dua unit earthship saja. Apakah project tersebut hanya sampai disitu, atau bagaimana," tanyak Zulkifli Bujir. 

Tidak itu saja, LSM Lippan juga menanyakan prihal  kedatangan  investor asal Qatar Timur Tengah beberapa bulan lalu.  Bukankah gugusan gili Balu akan dikelola oleh PT ESL, perusahaan yang aliran dananyadiisukan berasal dari Swedia.

"Kami menduga, jangan-jangan perusahaan yang semulanya berjanji itu berprofesi sebagai broker pada investasi pariwisata," tanyanya.

Dirinya meminta agar pemerintah mengevaluasi perusahaan tersebut. Sebenarnya, butuh berapa lama lagi perusahaan tersebut benar-benar beroperasi dan mengelola Pulau Kenawa dan pulau lainnya.

"Kalau tidak ada progres dan tidak becus, batalkan saja rencana investasinya," tegasnya.

Menurutnya, ini harus di suarakan sebagai bukti bahwa putra daerah tetap mengawal roda investasi di bumi Pariri Lema Bariri.

"Kami tetap mengawal dan memantau perkembangan investasi terkait model pengelolaan gili balu," demikian Zulkifli. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com