Ratusan Karyawan PT AMNT Mogok Kerja - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 20 Juni 2017

Ratusan Karyawan PT AMNT Mogok Kerja



Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Ratusan karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Senin pagi (19/6) melakukan aksi mogok kerja.

Para karyawan perusahaan tambang emas dan tembaga di Batu Hijau, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat ini menuntut kejelasan status sejumlah karyawan yang di rumahkan, dan adanya isu Penghentian Hubungan Kerja (PHK) yang dinilai tidak sesuai MoU.

Aksi spontanitas ini awalnya dilakukan segelintir karyawan yang tergabung dalam organisasi SPAT Samawa PT AMNT. 
Aksi yang diinisiasi oleh Andy Pasaray, wakil ketua SPAT dimulai pada pukul 05.00 Senin pagi.  
Awalnya, Andy Pasaray mengajak pekerja yang hendak berangkat menuju lokasi tambang untuk bergabung menggelar aksi solidaritas di areal terminal Benete atau dekat pintu gerbang (Gate) menuju tambang.

Rupanya aksi yang dilakukan Andy mendapat apresiasi dari para karyawan PT AMNT dan karyawan Sub-kontraktor lainnya.

Dalam aksinya, para karyawan menuntut bertemu dengan Presiden Direktur PT.AMNT, Rahmat Makasau dan Alexander Ramli untuk meminta penjelasan pihak management penyebab dirumahkannya sejumlah karyawan.

Mereka juga ingin mendapat penjelasan adanya isu PHK yang dianggap tidak sesuai MoU yang pernah dibuat oleh perusahaan dengan pekerja.

Pihak management diwakili Anis Akbar, akhirnya datang menemui karyawan yang melakukan aksi mogok tersebut.

Kepada karyawan yang mogok, Anis Akbar menyampaikan bahwa aksi ini  tidak memiliki ijin, dan sebelumnya tidak pernah di informasikan kepada management.

Dia menghimbau kepada peserta aksi mogok untuk  mengakhiri aksinya, dan kembali bekerja seperti biasa. 

Himbauan ini ternyata hanya di indahkan oleh sejumlah karyawan subkontraktor yang ikut aksi. Para karyawan subkontraktor itu lalu membubarkan diri dan berangkat menuju lokasi kerja  menggunakan bus yang telah disiapkan oleh perusahaan.

Sedangkan bagi karyawan PT AMNT yang ikut melakukan aksi, tetap bertahan hingga siang hari. Mereka tetap menuntut bertemu Presdir PT AMNT Rahmat Makasau. (dev)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com