Polres KSB Amankan Upal Senilai 27 Juta Lebih - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 13 Juni 2017

Polres KSB Amankan Upal Senilai 27 Juta Lebih

Polisi memperlihatkan barang bukti upal


Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Polres Sumbawa Barat, mengamankan Uang Palsu (Upal) senilai 27 juta 350 ribu. Upal tersebut diserahkan oleh Leo (38) pengusaha asal Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan S. Ik melalui Kepala Unit Tipiter pada Satuan Reserse dan Krimnal, Bripka Susilo SH membenarkan adanya penyerahan upal tersebut. Menurutnya, uang tersebut diserahkan langsung oleh Leo saat datang melapor ke kantor polisi.

Dalam laporannya, Leo menjelaskan bahwa uang tersebut diperoleh dari warga Taliwang berinisial AZ dan seorang rekanya yang tidak diketahui namanya.

Saat itu AZ dan rekannya hendak bertransaksi jual beli barang dengan Leo, Senin (12/6) kemarin. Leo yang merasa curiga dengan gelagat mitra bisnisnya ini merasa ada sesuatu yang tidak beres. Leo berusaha merampas tas berisi uang dari tangan AZ, yang dicurigai berisi uang palsu.

Setelah tas berhasil dirampas Leo, AZ dan rekannya bukannya berusaha mengambil kembali tas tersebut, tapi justru melarikan diri. Setelah tas dibuka, ternyata uang yang ada di dalamnya kebanyakan berisi uang palsu.  "Hanya ada beberapa lembar uang asli yang disusun paling atas, sedangkan bagian dalamnya semuanya uang palsu," ujar Susilo menceritakan keterangan Leo.

"Dari total 27 Juta 350 ribu rupiah, terdapat 223 lembar pecahan 100 ribu, dan 310 lembar pecahan 50 ribu. Barang bukti ini sudah kami amankan dan pelakunya tengah kami buru," katanya.

Usai diwawancarai diruang kerjanya, Kanit Susilo bersama awak media mencoba membandingkan uang palsu dengan yang asli. Ternyata, ada tanda lain yang cukup sederhana untuk membandingkan kepalsuannnya, yaitu pada posisi tanda tangan Mentri keuangan uang pecahan Rp. 100 ribu  dan tahun edaran (TE) 2014.

Selain itu, ada perbedaan dari bentuk tandatangan gubernur BI, dimana pada uang palsu tersebut memiliki banyak model coretan tanda tangan. 

"Saat ini kami tengah memburu   AZ dan rekannya karena diduga masih banyak uang palsu berada ditangan mereka," tambahnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com