Petugas PLN Bersitegang Dengan Warga Saat Membukan Gembok Gardu - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Minggu, 04 Juni 2017

Petugas PLN Bersitegang Dengan Warga Saat Membukan Gembok Gardu

Petugas PLN Tengah Mendatangi Gardu

 Sumbawa Besar, (Sumbawakini)--Kecurigaan warga kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat adanya kesengajaan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemadaman,  bukan akibat gangguan jaringan kian mengguat.

Kecurigaan ini menguat saat sejumlah warga menemukan beberapa petugas PLN tengah mendatangi sejumlah gardu, untuk menghidupkan kembali listrik yang padam pada Sabtu malam minggu (3/6) tadi.

Warga yang sengaja membuntuti petugas PLN tadi, sempat berdebat dengan petugas saat tengah membuka gembok dua gardu untuk menghidupkan listrik, masing-masing di gardu depan Puskesmas Alas, dan gardu disamping Bank Mandiri Alas
.
Warga sempat bertanya kepetugas PLN tadi. "Kalau terjadi gangguan jaringan di wilayah kecamatan Utan, kenapa petugas kami temukan hendak menghidupkan tuas listrik yang masuk kedalam kota Alas, ujar warga.

Hanya saja, pertanyaan warga tersebut engan di jawab oleh petugas PLN tadi. Mereka lebih memilik pergi meninggalkan warga yang mulai berdatangan.

Adi, salah seorang staff PLN Ranting Alas saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini tengah terjadi gangguan jaringan di sekitar wilayah desa Meno, perbatasan kecamatan Uran dan Rhee. "Gangguan terjadi akibat adanya jumper jaringan listrik yang putus. Saat ini tengah dilakukan perbaikan," ujarnya.

Untuk antisifasi dalam kota Alas, pihak PLN tengah melakukan pengurangan  gardu setelah itu baru mesin yang ada di PLN Alas dihidupkan untuk penormalan listrik dalam kota. "Pengurangan gardu sengaja dilakukan karena, kalau masuk serentak mesin dipastikan tidak akan kuat," sebut Adi.

Ditempat yang sama, Rifki petugas PLN lainya mengatakan, mesin pembangkit yang ada di Alas sengaja dimatikan karena listrik untuk kecamatan Alas, Buer dan Alas Barat di suplay dari Sumbawa Besar.

"Pembangkit Alas sengaja kami matikan karena listrik di suplay dari pembangkit yang ada di Sumbawa," sebutnya.

Di saat terjadi gangguan seperti ini, pembangkin yang ada di Alas baru kami hidupkan, untuk melayani listrik dalam kota. Sedangkan untuk wilayah Alas Barat, kami tengah berkoordinasi dengan wilayah Taliwang. (cep)











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com