Lippan Pertanyakan Nominal Anggaran Proyek APBN Embung Jorok Tiram - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 15 Juni 2017

Lippan Pertanyakan Nominal Anggaran Proyek APBN Embung Jorok Tiram




Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Independent Persatuan Pemuda (Lippan) mempertanyakan mengenai jumlah anggaran proyek pembangunan embung serbaguna yang ada di Desa Jorok Tiram. Pasalnya, pada papan informasi proyek, tidak dicantumkan nominal anggaran dan hanya tertulis sumber anggarannya saja.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua LSM Lippan, Zulkifli Bujir pada media, Kamis (15/6).

"Jangan hanya sumbernya saja yang dicantumkan. Nominalnya sangat perlu dicantumkan agar publik tahu berapa jumlah uang yang tersedot dari kantong APBN 2017 untuk membiayai proyek tersebut," ujarnya.

Dengan tidak tertulisnya nominal pembiayaan proyek, dirinya menilai proyek tersebut terkesan tutup informasi anggaran. Sejatinya, proyek dari APBN dapat menjadi panutan dan contoh bagi proyek di APBD dalam hal transparansi anggaran.

Dirinya juga tidak menampik kalau proyek itu terlaksana dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat Indonesia.

"Tolonglah nominalnya di tulis," ungkapnya.
Papan proyek tanpa nilai anggaran


Selain mempertanyakan nominal anggaran, dirinya turut menanyakan prihal pembebasan lahan yang belakangan menyeruak isu bahwa lahan milik warga diseruduk untuk pembangunan embung serbaguna itu oleh perusahaan. Bahkan, sambungnya, sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk segera menyelesaikan proyek itu.

"Ini juga harus di klarifikasi oleh perusahaan. Agar jangan sampai ditengah jalan, pengerjaan fisik embung itu terganggu gara-gara lahan," pungkasnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com