Bupati KSB Bakal Keluarkan Perbup Gratifikasi Bagi PNS - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 06 Juni 2017

Bupati KSB Bakal Keluarkan Perbup Gratifikasi Bagi PNS

Dr. Ir. H.W Musyafirin MM, Bupati Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Bupati Sumbawa Barat, Dr. W. Musyafirin, MM bakal mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang larangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat, menerima hadiah atau gratifikasi.

Perbut gratifikasi tersebut, kini tengah digodok di bagian hukum Setda Sumbawa Barat. Rencananya, perbup tersebut ditargetkan tuntas sebelum lebaran tahun 2017 ini.

Kabag Hukum Setda Sumbawa Barat, melalui Kasubag Perundang-undangan Muhammad Imran Rosiawan SH, MKn, Selasa (6/6) mengatakan, kehadiran Perbup ini sebenarnya sebagai perintah dari undang-undang, yakni pasal 16 UU 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasasn Korupsi (KPK).

Selain itu ada juga ketentuan pasal 4 angka 8 Peraturan Presiden (PP) 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. Mengingat didalam PP tersebut, menyebutkan bahwa setiap pegawai ASN tidak boleh menerima hadiah apa saja dari siapapun yang berhubungan dengan jabatan.

"Saya fikir kehadiran Perbup ini akan memperjelas apa itu gratifikasi dan aktifitas apa saja yang masuk dalam kategori gratifikasi," ungkapnya.

Dikatakannya, hasil pemantauan sejauh ini masih ada ASN yang belum mengetahui apa itu gratifikasi maupun jenis-jenis gratifikasi itu sendiri. Seperti hadiah apa saja yang masuk dalam gratifikasi, sehingga didalam perbup ini akan disampaikan secara jelas dan detail apa saja yang bisa dikategorikan gratifikasi.

Perbup ini ditargetkan mulai berlaku sebelum hari raya. Hal ini dikarenakan, menjelang hari raya ada hal-hal yang dikhawatirkan bisa dikategorikan gratifikasi.


"Perbup ini sebenarnya untuk melindungi kita semua para pegawai ASN. Karena aktifitas seperti ini tetap akan dipantau oleh tim pemberantasan gratifikasi," tandasnya.

Dalam minggu ini juga,  pihaknya akan langsung melakukan sinkronisasi dan harmoninasi terhadap Perbup tersebut. Apabila sudah rampung, pihaknya akan langsung menyerahkan kepada Instansi pengusul  dalam hal ini Inspektorat untuk bisa dilaksanakan.

Mengingat Inspektorat yang menjadi leading sektor dalam masalah ini, pihaknya hanya melakukak sinkronisasi dan harmonisasi semata.  "Dalam minggu ini, Perbup gratifikasi mulai digodok, semoga sebelum rebaran semuanya sudah rampung," pungkas  M. Imran Rosiawan, Master Kenotariatan alumni Universitas Brawijaya Malang.(jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com