Terkait Naker, Pemuda 'Gempur' Proyek Bendungan Bintang Bano - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Senin, 08 Mei 2017

Terkait Naker, Pemuda 'Gempur' Proyek Bendungan Bintang Bano


Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Aksi Pemuda Brang Rea (Gempur) Senin (8/5) tadi menggelar aksi demo turun kejalan.  

Dalam aksinya, para pemuda Gempur melakukan orasi disepanjang jalan yang mereka lalui hingga   menjadi perhatian warga lainnya. Dengan mobil bak terbukan dilengkapi pengeras suara,  mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya, isu Tenaga Kerja (Naker), minimnya kontribusi perusahaan terhadap desa dan sejumlah isu lainya.  

Pendemo menuding PT Brantas Abi Praya yang  nota bene Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dan lebih memilih tenaga kerja dari luar daerah. Perusahaan ini juga dituding tidak tranfaran dalam merekrut Naker.  

Awalnya pendemo berencana melakukan aksinya di depan pintu masuk proyek bendungan Bintang Bano yang menelan dana sebesar 1,5 Triliun. Tetapi niat ini urung dilakukan karena adanya tawaran dari pemerintah kecamatan untuk mempertemukan pendemo dengan pihak perusahaan. 

Difasilitasi camat Brang Rea, pendemo akhirnya pendemo bersedia berdialog dengan perwakilan perusahaan. Merekapun langsung menuju kantor camat dengan pengawalan aparat kepolisian.  

Sayangnya, sejumlah tuntutan Gempur tidak ada satupun yang dipenuhi oleh pihak perusahaan mengigat pihak yang mewakili perusahaan tidak bisa mengambil keputusan apapun. 

Pertemuan ini akhirnya bubar tanpa hasil apapun. Mereka hanya bersepakat untuk melakukan pertemuan susulan pada Senin (15/5) mendatang di kantor dinas tenaga kerja KSB.  

"Kami mau bertemu kembali,  tapi yang mewakili perusahaan harus yang bisa mengambil kebijakan," ujar  Mahendra Richard koordinator aksi. (bet)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com