Dermaga Rusak, Ratusan Kendaraan Menumpuk di Poto Tano - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Sabtu, 13 Mei 2017

Dermaga Rusak, Ratusan Kendaraan Menumpuk di Poto Tano

Penumpukan Kendaraan di Areal Pelabuhan Poto Tano

Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Akibat dermaga pelabuhan ferry di pelabuhan Kayangan Lombok Timur rusak, ratusan kendaraan yang ingin menyeberangi selat Alas menumpuk di areal pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat.  

Antrian panjang kendaraan ini terjadi mulai Jumat (12/5) kemarin  hingga Sabtu sore ini bahkan terjadi hingga hampir satu kilometer diluar pelabuhan. 

Diperkirakan, antrian panjang masih terjadi hingga Minggu besok, karena dermaga dua di pelabuhan Kanyangan Lombok Timur masih dalam taraf perbaikan, seperti yang di lontarkan oleh Lunggu Simanjuntak, Manager operasional pelabuhan Poto Tano.

Menurutnya,  akibat perbaikan ini, trif kapal terpaksa dikurangi untuk sementara. "Perbaikan ini diperkirakan bisa selesai besok," ujarnya.


Dari pantauan Sumbawkini.com, para sopir truk terlihat menggerutu akibat lama menunggu. Ada yang sudah menunggu sejak kemarin, dan kebanyakan menunggu sejak Sabtu dini hari. "Saya sudah sejak kemarin sore berada di pelabuhan," ujar Anggi Hermanto sopir truk asal Bali.
Hal senada dilontarkan oleh Muhammad Saleh Sopir asal Jawa Timur. Kata dia, dirinya mengantri sejak semalam dan hingga kini belum dapat giliran. Dirinya khawatir dengan barang muatannya berupa hasil pertanian rusak akibat lama mengantri. 

Para sopir truk ini kecewa degan pihak otorita pelabuhan yang memprioritaskan kendaraan penumpang. "Seharusnya, truk yang membawa hasil pertanian yang mudah rusak juga diberi prioritas agar muatan kami tidak busuk," pintanya.  (cep)

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com