61 Karyawan PT BHJ Nego Kompensasi Sisa Kontrak - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 31 Mei 2017

61 Karyawan PT BHJ Nego Kompensasi Sisa Kontrak

Negosiasi Karyawan Dengan PT BHJ 

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Sebanyak 61 orang karyawan PT Bumi Harapan Jaya (BHJ) masih melakukan negosiasi terkait uang kompensasi pembayaran sisa kontraknya yang belum ditunaikan oleh perusahaan.

Untuk diketahui, perusahaan yang bergerak di bidang budidaya udang di Kecamatan Poto Tano itu melakukan Pemutusan Hubungan Kerjasama (PHK) karyawan sebanyak 154 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 93 orang sepakat mengakhiri kerjasama yang di barengi uang konpensasi sesuai masa kontrak dan ada juga karyawan yang memahami kondisi keuangan perusahaan hingga dirinya mau di bayar hanya tiga bulan saja meski kontraknya berakhir dua atau tiga bulan lagi kedepan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), H. Abdul Hamid melalui Kepala Seksi Mediator pada Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan (Hiwas), Tohiruddin SH mengatakan 61 orang tersebut belum memiliki titik temu dengan perusahaan terkait pembayaran uang kompensasi. Sebab, masa kontrak mereka dengan perusahaan bervariasi. Ada yang tinggal empat bulan bahkan hingga sepuluh bulan. Sedangkan perusahaan, hanya sanggup membayar uang kompensasi sebanyak tiga bulan dari sisa kontraknya. Mereka (61 orang, red) sambung Tohir, tetap kekeh dan meminta perusahaan wajib membayarnya sesuai kesepakatan kontraknya.

"Itu aspirasi teman pekerja di PT BHJ disuarakan pada rapat Tripartit yang digelar tadi pagi di Aula Kantor Disnakertrans," ungkap Tohir.

Terkait hal itu, Direktur Utama perusahan PT BHJ yang sempat hadir pada rapat pagi itu, akan menyampaikan prihal aspirasi tersebut kepada pemegang saham yang ada di Jakarta sekaligus perwakilan perusahaan berjanji akan memberi jawaban terkait polemik uang kompensasi pada minggu akan datang pada 61 orang itu.

Pada momentum tersebut, Disnakertrans telah mengigatkan kepada  perusahaan mengenai Undang-Undang (UU) nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Dalam aturan itu diatur semuanya.

Jika PT BHJ enggan membayar sisa kontrak karyawannya, tegas Tohir, itu artinya perusahaan melawan aturan.

"Ini pesan dari kami pada perusahaan," gugahnya.

Sikap ini bukan dalam arti membela karyawan, tapi berdasarkan amanat Undang-Undang.

Selain janji penuntasan polemik uang kompensasi, tambah Tohir PT BHJ berjanji akan mencoba untuk bangkit lagi dan mengoperasikan 34 petak. Jika untung, karyawan yang di PHK akan di panggil lagi sedikit demi sedikit. Jika tambah untuk lagi, maka semua karyawan yang di PHK akan di panggil lagi tanpa ada seleksi dan secara otomatis para ex-karyawan di panggil.

"Kendati demikian, karyawan tetap kekeh pada tuntutanya," demikian Tohir. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com