Cemari Lingkungan, Warga Tutup Paksa Perusahaan Pengolahan Aspal - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 26 April 2017

Cemari Lingkungan, Warga Tutup Paksa Perusahaan Pengolahan Aspal





Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Dianggap mencemari lingkungan, warga dusun Hijrah, desa Mujahiddin kecamatan Brang Ene, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu (26/4) menutup paksa perusahaan pengolahan aspal milik PT Akas.

Penutupan paksa ini dilakukan oleh sekelompok warga yang tergabung dalam Pemuda Hijrah, dimana pihak perusahaan diminta menghentikan seluruh kegiatannya dan mematikan seluruh mesin yang tengah beroperasi.

Aparat kepolisian yang datang ke lokasi tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menyaksikan aksi warga yang meminta seluruh operator menghentikan aktifitasnya.

Kelompok pemuda yang datang kelokasi langsung berorasi dan membentangkan sejumlah sepanduk yang menuntut operasional klaser dihentikan. menurut mereka, operasional PT Akas menyebabkan polusi udara dan menimbulkan suara bising yang sangat mengganggu warga.

Terlebih, lokasi penggolahan aspal milik perusahaan ini berada tidak jauh dari pemukiman warga, dimana asap pekat yang ditimbulkan dari proses pengolahan sangat berdampak pada kesehatan warga.
 

Dalam orasinya, Saharuddin mengatakan, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak mengentikan operasionalnya karena sangat mengganggu . "Kami menutup perusahaan ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujarnya.

Selama ini, kehidupan warga terganggu dengan polusi udara yang ditimbulkan dari proses pembakaran aspal yang menggunakan bahan bakar batu bara.  Selain itu, suara mesin pemecah batu sangat keras terdengar dipekumikan warga.

Hal yang sama disuarakan Hardoni. Menurutnya, pihaknya telah melayangkan surat kepada pemerintah daerah untuk menutup paksa perusahaan karena merusak lingkungan dan menimbulkan polusi udara dan kebisingan. "Perusaan ini tidak pernah mendapat ijin warga setempat," sebutnya. (dev)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com