Rumah Potong Hewan Poto Tano Mangkrak - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Minggu, 09 April 2017

Rumah Potong Hewan Poto Tano Mangkrak

Mars Anugerainsyah Kabid Ekonomi Bapedda dan Litbang KSB

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Rumah Potong Hewan (RPH) bertaraf Internasional yang ada di Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat,  mangkrak.

Rupah potong hewan terbesar yang ada di Pulau Sumbawa tersebut, sudah setahun lebih  tidak lagi beroperasi karena ditinggal oleh pengelolanya.

Kepala Bidang Ekonomi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang), Mars Anugrainsyah S. Hut., M. Si saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. 

"Betul. RPH bertaraf internasional itu sudah setahun lebih mangkrak," ungkapnya.

Mangkraknya aset milik Pemkab Sumbawa Barat ini lantaran, perusahaan mengelola menghilang tanpa kabar berita. Padahal, perusahaan pengelola tadi masih menyisahkan kontrak dengan pemda KSB. "Kami sudah lacak keberadaannya, namun nihil," ujar Mars.

Kabid Ekonomi Bappeda KSB ini justru merasa heran dengan kaburnya perusahaan tersebut. Menurutnya, selama ini, laporan yang disampaikan oleh perusahaan pengelola kepada Pemda KSB, hasil kegiatan usaha dan keuangannya terbilang rapi.

Melihat kondisi seperti ini, pemda langsung mengambil tindakan internal dengan mencari perusahaan baru yang serius dan siap mengelola RPH tersebut.

Langkah ini dilakukan agar aset milik Pemda yang dibangun dengan anggaran milyaran rupiah ini tidak mangkrak. Pihaknya bergerak cepat mencari pengelola baru melalui berbagai relasi dan jaringan yang ada. 

Pemerintah menargetkan tahun 2017 ini, RPH yang berlokasi tidak jauh dari tugu KPKSB simpang Tano dapat beroperasi kembali.

Mars optimis, dalam waktu tidak terlalu lama, pasti ada perusahaan yang siap mengelola RPH tersebut karena sekarang ini, permintaan dan kebutuhan daging dipasaran sangat tinggi.

"Permintaan pasar terhadap kebutuhan daging sangat besar, jadi pasti banyak perusahaan yang berminat "  akunya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com