KSB Klaim Penurunan Angka Kemiskinan Mulai Terlihat - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Minggu, 16 April 2017

KSB Klaim Penurunan Angka Kemiskinan Mulai Terlihat

Fud Syaifuddin ST, Wakil Bupati Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat mengklaim bahwa penurunan angka kemiskinan di daerah tersebut sudah mulai terlihat. Namun data riil dari angka penurunan tersebut sampai dengan saat ini belum terlihat secara jelas. Pasalnya, Pemkab mengklaim masih perlu melakukan survey by name by addres (nama dan alamat) terhadap keluarga miskin ini.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin ST kepada media mengatakan, target pengentasan kemiskinan diatas dua persen di Sumbawa Barat yang dicanangkan tahun 2016 lalu, saat ini sudah mulai terlihat. Bahkan di tahun 2017, angka kemiskinan ini juga akan terus diturunkan Pemkab setempat. Oleh karenanya, pihaknya sangat berharap kepada leading sektor terkait untuk terus memaksimalkan perannya untuk penanggulangan kemiskinan.

Selain itu, pihaknya juga sudah mulai mengambil data by name by address bagi masyarakat yang benar-benar miskin. Nantinya, bantuan yang akan diserahkan tersebut bisa tepat sasaran. "Kita sudah ambil datanya (penduduk miskin) tinggal kita intervensi saja dari program pengentasan kemiskinan yang sudah kita canangkan," ungkapnya.

Wabup juga menambahkan, dalam pengentasan kemiskinan, Pemkab juga menginstruksikan kepada semua desa untuk bisa memperhatikan dan mengintervensi masalah ini juga. Karena bagaimanapun, Pemkab tidak bisa sendiri melakukan pekerjaan ini.

Menurut Fud, Dana Desa (DD) untuk tiap desa tiap tahunnya akan semakin ditingkatkan oleh pemerintah pusat. Mudah-mudahan dari dana tersebut, desa bisa langsung mengintervensinya dengan plotting anggaran untuk penanggulangan masalah ini.

"Kita harapkan supaya Pemdes bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat miskin. Apalagi dengan pencanangan by name by addres maka angka kemiskinan akan bisa turunkan," imbuhnya.

Penurunan angka kemiskinan diatas dua persen tersebut, pihaknya sangat optimis bisa terealisasi. Bahkan dengan adanya kartu sakti (Bariri dan Pariri) sangat bisa menjadi pelecut untuk terus menurunkan angka ini. Namun demikian, progres dari penyaluran kartu ini sampai dengan saat ini masih belum terlihat. Karena masih dalam tahap pendataan dan pendistribusian kartu.

Selain itu, pihaknya sudah memberikan kriteria khusus bagi para penerima kartu ini. Sehingga nantinya bantuan yang akan diberikan tersebut bisa tetap sasaran dan target penurunan angka kemiskinan juga bisa terealisasi. "Kita sangat optimis angka dua persen tersebut bisa terealisasi, karena kita tetap bekerja dan fokus untuk menurunkan angka tersebut," tandas Wabup. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com