Hampir 19 Ribu Warga KSB Belum Memiliki KTP Elektronik - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 27 April 2017

Hampir 19 Ribu Warga KSB Belum Memiliki KTP Elektronik

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Sebanyak 18.992 jiwa warga Kabupaten Sumbawa Barat belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) KSB, Drs Alwi melalui Kepala Bidang Kependudukan, Abdul Aziz S. Pd, Kamis (28/4) diruang kerjanya.

"Mereka yang belum memiliki KTP-E sudah kita usulkan ke kementrian. Tetapi, kementrian hanya memberikan kuota untuk KSB sebanyak 2000 KTP-E siap cetak," terang Kabid Kependudukan.

Kendati KSB mendapatkan 2000 KTP-E yang kategorinya Print Ready Record (siap cetak, red), Dinas Dukcapil mengakui bahwa itu belum bisa di cetak juga apalagi di distribusikan. Pasalnya, Administrator Data Base (ADB) tengah mengikuti bimbingan tekhnis. Karena print KTP-E ada cara dan prosedurenya.

"Kalau KTP-E yang 2000 itu sudah tercetak, maka tinggal 16.992 jiwa lagi yang tidak memiliki KTP-E," ungkapnya.

Angka 18.992 itu, bebernya, didominasi oleh pembuat KTP-E baru terutama dari kalangan pelajar yang umurnya sudah layak dan pemilik KTP-E hilang. Semuanya, tambahnya lagi sudah melakukan perekaman.

Dipaparkannya, bagi warga yang belum memiliki KTP-E, sementara waktu, Dukcapil mengeluarkan surat tanda domisili sambil menunggu percetakan KTP-E. Surat tersebut nantinya legal di gunakan bahkan untuk mencari pekerjaan.

"Setelah yang 2000 itu tercetak secara menyeluruh, kita baru usulkan yang 16 ribu sekian itu ke kementrian agar dapat di masukan dalam PRR," demikian Hamid.

Untul di ketahui, KTP-E berlaku seumur hidup. Tidak perlu perpanjangan meski habis masa berlakunya. Hal ini di pertegas melalui Surat Edaran Mentri Dalam Negeri,  no: 470/296/SJ tertanggal januari 2016 lalu yang di tanda tangani langsung oleh Mendagri, Tjahjo Kumolo. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com