DKP Gagalkan Pengiriman 800 Stek Bibit Karang Kualitas Tinggi - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 14 April 2017

DKP Gagalkan Pengiriman 800 Stek Bibit Karang Kualitas Tinggi

Barang Bukti Terumbu Karang

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat bersama post karantina ikan poto tano berhasil menggagalkan pengiriman 800 stek bibit karang dengan kualitas tinggi, Jum'at (15/4).

Kepala DKP KSB, Ir. H. Lalu Muhammad Azhar MM melalui Kepala Bidang Sumberdaya dan Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Agusman S. Pt membenarkan prihal tersebut.

Dikatakan Agus, adapun jumlah rinci barang bukti yang berhasil di gagalkan itu ialah, bibit karang sebanyak 10 koli/strepom. Perkoli berisi 75 pieces dengan total kesuluruhan 800 stek.

Menurut Agusman, barang bukti ini ditemukan berawal dari petugas bersama KP3 Poto Tano melakukan pemeriksaan di pelabuhan penyeberangan ASDP Poto Tano terhadap semua kendaraan. Barang Bukti tersebut, bebernya di temukan pada sebuah truck yang memuat  hasil bumi. Petugas mencoba melakukan pengembangan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan tujuh buah cold box.

Menurut sopir truck, sambung Agus cold box tersebut berisi ikan. Namun petugas tidak begitu percaya sebelum menggedanya. Ketika benda tersebut di buka, hasilnya bibit karang siap kirim.

"Keterangan supir, bahwa bibit itu akan di bawa ke pulau lombok dan si sopir diminta oleh rekannya yang ada di Kabupaten Sumbawa untuk menghantarnya ke penerimanya," ujarnya.

Ia menjelaskan, bibit karang tersebut tergolong kelas tinggi bahkan jenis tersebut sangat sulit di temukan di perairan KSB dan juga Kabupaten Sumbawa.

"Keterangan sopir, ini berasal dari wilayah timur sumbawa. Yaitu bagian Kecamatan Terano," imbuhnya.

Terkait Barang Bukti, DKP sudah melepasnya di sekitar perairan wilayah konservasi laut yaitu sekitar pulau kenawa. Truck tidak diamankan karena membawa hasil bumi. Menurut informasi yang kami terima baru-baru ini, tambah Agus truck yang sempat di periksa itu kembali di periksa oleh Polairut Polda NTB bersama PSDKP di pelabuhan lembar.

"Kami belum mengetahui apa saja yang di temukan oleh teman petugas di sana. Mungkin saja ada hal lain," sebutnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com