38 Hari Terbengkalai, Jenazah TKI Asal KSB Akhirnya Dimakamkan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 28 April 2017

38 Hari Terbengkalai, Jenazah TKI Asal KSB Akhirnya Dimakamkan

Jenazah Rina Menuju Pemakaman

  
Akhirnya, Jenazah Rina Khaerunnisa (32) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Tepas Sepakat, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat tiba di kampung halamannya, Jumat (28/4).

Jenazah yang sempat terbengkalai selama 38 hari di Negara Abdu Dhabi  ini langsung dimakamkan oleh pihak keluarga di pekuburan umum desa setempat.

Kedatangan jenazah pahlawan devisa ini disambut isak tangis pihak keluarga, yang sebulan lalu berusaha memulangkan almarhummah.

Herman Jayadi, suami almarhumah kepada Sumbawakini mengatakan, istrinya meninggal karena serangan jantung. "Rina meninggal karena serangan jantung, itulah sebabnya kami tidak mengijinkan dokter melakukan otopsi," ujarnya. irnya

Pemakaman ini dibanjiri para pelayat. Tidak terlihat petugas atau pejabat  Dinas Tenaga Kerja, Sumbawa Barat, dan pihak perusahaan yang memberangkatkan Rina Khairunnisa.

"Kami keluarga menyesalkan tidak hadirnya pihak Tenaga Kerja dan Perusahaan yang memberangkatkan," sebutnya.

Ditempat terpisah,  Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Pelatihan dan Produktifitas(PENTA-LATTAS) KSB Taufik Hikmawan mengatakan pihaknya tidak hadir saat pemakaman karena tidak tahu jenazah sudah sampai di tempat.

Hal ini dikarenakan  proses pemulangan jenazah tidak melalui BP3TKI, "Itulah sebabnya pihak dinas tidak mengetahui kedatangan Almarhum," ujarnya sambil mengatakan pihaknya justru mendapat kabar kematian dan pemulangan jenazah dari keluarga almarhum.  (dev)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com