Tiga Member MLM Talkfusion di Periksa Penyidik - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 07 Maret 2017

Tiga Member MLM Talkfusion di Periksa Penyidik

Kapolres KSB, AKBP Andy Hermawan S.Ik

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Sedikitnya tiga orang member (anggota) bisnis Multi Level Marketing (MLM) di periksa penyidik Kepolisian Resort Sumbawa Barat.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan S. Ik melalui Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Iptu I Putu Agus Indra Permana S. Ik yang di konfirmasi media,  Selasa (7/3) membenarkan adanya pemanggilan yang di lakukan oleh pihaknya minggu lalu.

Kasat Reskrim menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan,  tiga orang yang di panggilnya itu belum bisa dikatakan sebagai korban penipuan dari bisnis tersebut. Sebab, mereka sendiri masih urung untuk melaporkan terlebih mengaku tengah menunggu timbal balik atau keuntungan yang di janjikan dari bisnis yang di gelutinya itu.

"Kepolisian belum bisa menyimpulkan adanya korban dalam bisnis ini," ujarnya.

Meskipun belum ada korban, tandas Kasat Reskrim kalau ada laporan maupun aduan tetap akan kami tindak lanjuti seperti laporan aduan yang di lakukan oleh LSM Barema.

Dibeberkan Iptu Agus, tiga orang yang di panggil penyidik itu merupakan downline dan upline dari MLM tersebut.

"Ketiga orang tersebut berfrofesi sebagai wiraswasta," imbuhnya.

Lepas dari agenda pemeriksaan, Kepolisian sudah menyanpaikan, yang namanya bisnis MLM tentu harus ada produk yang di jual dan dapat di gunakan.

"Masyarakat kita minta cerdas untuk memilah dan memilih MLM. Jangan liat keuntungannya saja. Perlu jika liat aspek legalitas dan lainnya," demikian Kasat. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com