Tersangka Rumah Adat Bakal Dijemput Paksa - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Senin, 20 Maret 2017

Tersangka Rumah Adat Bakal Dijemput Paksa

Paryono SH, Kajari Sumbawa



Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Kejaksaan Negeri Sumbawa bakal menyemut paksa tersangka kasus rumah adat Sumbawa Barat.

pernyataan ini dilontarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Paryono SH, di Taliwang, Senin (20/3),
usai mengikuti upacara syukur di halaman kantor Bupati KSB.

"Kami akan menjemput paksa owner perusahaan AS, berinisial TM, jika tetap mangkir pada panggilan ketiga," ujarnya 

Dikatakan Paryono, rekanan proyek rumah adat itu berasal dari pulau jawa, Tuban, Jawa Timur.

"Kami akan cari dia sampai ketemu," janjinya.

Seperti pernyataan Kajari Sumbawa di beberapa media, Teguh Maramis, tersangka kasus tersebut mengaku dirinya sakit usus buntu. Namun, alasannya itu tidak langsung diterima pihak Kejaksaan Sumbawa, alasan tersebut justru diragukan pihak Kejaksaan  

Keraguan ini muncul karena keterangan dokter spesialis yang melakukan rongent berbeda dengan dokter yang membuat surat keterangan sakit yang diterima kejaksaan.

Dokter yang membuat keterangan sakit menyatakan, tersangka menderita usus buntu, sedangkan dokter yang meronsen menyatakan tidak ada usus buntu hanya kista di ginjal kanan.

Pihak kejaksaan merespon dengan menghubungi dokter di RSU Lumajang, Jawa Timur. Kata dokter itu hasil ronsennya tidak ada usus buntu.

"Dalam menjemput tersangka, tetap sesuai SOP," tandasnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com