Terkait RUP, Masih Ada SKPD 'Bandel' - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Minggu, 12 Maret 2017

Terkait RUP, Masih Ada SKPD 'Bandel'

Syahril ST

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Bagian Administrasi Pembangunan Layanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (APLPBJP) kembali melayangkan surat kepada 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  yang belum menyerahkan Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Kepala Bagian APLPBJP, Syahril ST mengatakan,  surat pertama kali dilayangkan pada 13 Desember 2016 lalu, ditujukan kepada semua SKPD,  prihal teguran penyampaian RUP dengan Nomor : 027/035/APLPBJP/XII/2016.

Karena SKPD kurang memberi respon,  pihaknya kembali melayangkan surat prihal percepatan lelang barang dan jasa tertanggal 10 januari 2017 dengan Nomor :027/002/APLPBJP/I/2017, bersamaan dengan surat percepatan penginputan RUP Nomor :027/028/APLPBJP/I/2017.

"Sekarang ini tinggal 13 SPKD belum menyerahkan RUP. Kami sendiri tidak mengetahui apa alasanya," ujarnya.

Saat ini, tandasnya, APLPBJP untuk ke sekian kalinya melayangkan surat pada 13 SKPD itu tertanggal 10 Maret 2017 dengan Nomor :027/033/APLPBJP/III/2017 prihal penginputan RUP.

"Harapan kami, mereka merespon permintaan isi dari surat itu," pintanya.

Kenapa kami meminta penginputan RUP segera, karena kinerja APLPBJP  di pantau langsung oleh pemerintah pusat, sebab, rincian RUP itu ada kaitannya dengan mereka dalam mengambil keputusan.
Misalnya, RUP semua SKPD KSB tahun ini banyak mengarah kepada proyek fisik, maka pemerintah pusat akan mengatur jumlah kuota barang yang harus di suplay ke wilayah KSB terutama barang pabrikasi seperti semen, besi maupun triplek.

"Semoga apa yang kami suarakan ini menjadi pertimbagan dan catatan teman-teman di dinas untuk segera rampungkan RUPnya," himbaunya.

Terakhir, tandas Syahril, kalau ada kendala misalnya petugas pelaporan RUP belum tahu tata cara penginputan ke online, jaringan lemot, Kabag Syahril  menegaskan silahkan datang ke kantor APLPBJB.

"Kami sudah menyediakan ruangan dan siap membantu," demikian Syahril ST. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com