Terkait Ijin, Komisi Amdal Ingatkan Tambak Udang Poto Tano - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 24 Maret 2017

Terkait Ijin, Komisi Amdal Ingatkan Tambak Udang Poto Tano

Kepala Komisi Penilai Dampak Lingkungan KSB, Trisman ST

 
Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Komisi Penilai Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) Sumbawa Barat,  mengigatkan PT Bumi Harapan Jaya (BHJ) untuk segera menggurus perpanjangan ijin.

Perusahaan yang bergerak dibidang budi daya udang di desa Tambak Sari, Poto Tano, Sumbawa Barat ini, pada bulan oktober mendatang, dokumen  Amdan dan ijin lingkungan akan habis masa berlakunya.

Terkait ijin yang sebentar lagi masa berlakunya, Ketua Komisi Penilai Amdal KSB, Trisman ST, mengigatkan perusahaan tersebut untuk segera mengurus ijin perpanjangannya kembali.

"Kami sudah melayangkan surat kepada perusahaan agar perpanjangan segera di lakukan," ungkapnya.

Kalau dokumen Amdan dan ijin lingkungan tidak di perbaharui atau di perpanjang, maka akan di berlakukan sangsi administratif sesuai amanat dari Pasal 76 UU 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

Sebelum sangsi di berikan, pemerintah akan melayangkan surat teguran secara bertahap. Jika tidak di indahkan, maka pemangku kebijakan berhak untuk memaksa. Kalau tidak mau juga, pembekuan ijin bahkan berujung pada pencabutan ijin.

"Tidak secara administratif saja, tetapi ada juga sangsi pidana yang di berlakukan," terang Trisman.

Trisman yakin  kalau perusahaan bersangkutan segera mengurus ijin. Jika tidak, mereka sendiri yang rugi dan imbasnya pun besar.

"Jangan menunggu atau mengulur waktu. Kalau ada kesempatan untuk mengurus, segeralah," pintanya.

Ia menambahkan, masih ada kesempatan enam bulan lagi waktu mengurus ijin bagi perusahaan tersebut.

"Kami minta surat yang kami layangkan itu segera disikapi, sebab, perijinan sangat vital apalagi di dunia investasi," tandas Trisman. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com