PT AMNT Bantah Ikan Mati Akibat Air Asam Tambang - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 07 Maret 2017

PT AMNT Bantah Ikan Mati Akibat Air Asam Tambang

Kasat Reskrim KSB, Iptu Putu Agus Indra Permana S.Ik

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Operator tambang batu hijau yaitu PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) membantah, ikan mati mendadak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Dam Tongoloka bukan diakibat oleh luapan air asam tambang.

Hal tersebut di sampaikan oleh pihak perusahaan pada polisi yang diminta klarifikasinya terkait luapan air asam tambang hingga menyebabkan dugaan sejumlah spesies ikan mati mendadak.

"Betul. Senin (kemarin, red) mereka mengklarifikasi terkait hal tersebut" terang Kasat Reskrim Polres KSB, Iptu I Putu Agus Indra Permana S. Ik yang di konfirmasi media, Selasa (7/3) tadi.

Dalam keterangan pada penyidik polisi, mereka mengaku saat terjadinya luapan air asam tambang, air dalam kondisi normal dan bukan di bawah baku mutu (Ph) air.

"Itu yang di sampaikan oleh PT AMNT pada penyidik polisi," terang Kasat Reskrim.

Sedangkan kasus ikan mati, tandas Iptu Indra Permana pihaknya akan menunggu tim ahli Ekologi untuk mendapatkan jawaban pertanyaan apakah ikan itu mati mendadak karena air asam tambang atau bukan.

"Hasil tim tersebut belum keluar. Kepolisian pun tidak berani menyimpulkan biota itu mati karena air asam atau bukan," paparnya.

Pihaknya tidak menampik jika belum lama ini ada kasus luapan air asam tambang dan ikan mati mendadak.

"Kita akan dalami terus kasus ini. Apalagi, pelapor, terlapor dan juga beberapa warga sekitar telah di panggil penyidik," demikian perwira itu. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com