Pemerintah Lemah Hadapi Tambang Galian C Tak Berijin - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 24 Maret 2017

Pemerintah Lemah Hadapi Tambang Galian C Tak Berijin

Salah satu tambang galian C yang diduga tak berijin

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dianggap lemah mengambil tindakan terhadap tambang galian tak berijin.

Pernyataan ini dilontarkan Zulkarnaen,  Ketua LSM, Forum Lintas Pemuda Peduli Sumbawa Barat ( FLPPSB)., yang sejak sebulan terakhir, intent menyoroti kasus galian C tanpa ijin yang marak terjadi di Sumbawa Barat.

"Pemerintah seharusnya tegas, menindak perusahaan galian tanpa ijin agar tidak terjadi kerusakan lingkungan," sebutnya.

Mestinya, tegas Zul, kalau sudah tahu tidak berijin, harus ada respon. Jangan malah membiarkan dan perusahaan langgeng melakukan ekspansinya.

"Tidak hanya pemda, kami juga minta kepolisian untuk ikut berperan. Tegakkan aturan dan jangan pandang bulu," ujarnya lagi.

Ia menambahkan, kalau kondisi ini dibiarkan seperti saat ini, maka diprediksi banyak galian C akan bermunculan dan tidak akan mengikuti prosedure.

"Kami harap pemerintah dan penegak hukum turun. Bila perlu police line," pintanya.

Lontaran banyaknya tambang galian C tanpa ijin, pertama kali dilontarkan oleh pemerintah daerah, melalui Badan Lingkungan Hidup KSB. Tapi ditengah jalan, kasus ini justru dibiarkan begitu saja tanpa ada sikap yang diambil. "Ada apa ini," tanyanya.  

Bagaimana mau menertibkan galian C yang lain, yang didepan mata saja dibiarkan terus menggaruk bumi KSB. "Galian C di dekat KTC saja dibiarkan beroperasi tanpa ijin, bagaimana yang lainnya," pungkasnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com