Penambang Liar Rawan Terserang Malaria - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 14 Maret 2017

Penambang Liar Rawan Terserang Malaria

H.M Yusfi Halid SKM

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Dari delapan kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat, Kecamatan Brang Rea menjadi wilayah paling mendominasi penyebaran penyakit malaria. 


Buktinya, awal tahun 2017 ini saja, kasus malaria di kecamatan Brang Rea sudah mencapai 50 kasus di ikuti oleh wilayah Tongo 5 kasus, serta Kecamatan Seteluk, Maluk dan Sekongkang masing-masing 1 kasus.

Sekretaris Dinas Kesehatan, H. Tuwuh S. Ap melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberatasan Penyakit, H. M Yusfi Halid SKM mengatakan, sejak tahun 2016 lalu, kecamatan Brang rea mendominasi  penyebaran penyakit malaria. 

Tahun 2016 lalu, dari 183 kasus malaria se-KSB, 124 kasus terjadi di toritorial Kecamatan Brang Rea, tahun ini  ada 50 kasus, bulan Januari  21 kasus dan Februari  29 kasus. 

"Tahun lalu, Kecamatan Taliwang, 6 kasus,  Seteluk 5, Jereweh, Maluk dan Poto Tano masing-masing 1 kasus, Sekongkang 2, Tongo 43 kasus dan Brang Ene nihol," bebernya. 

H Yusfi menambahkan, Penyakit ini kebanyakan menyerang  di lokasi Penambangan Tanpa Ijin (Peti) dan lokasi  pemurnian emas tradisional (gelondong).  

"Kami sudah bangun posko penanggulagann malaria di Kecamatan Brang Rea selain dari Post Malaria Desa," ujarnya. 

Terkait tingginya kasus malaria, Dikes mengklaim diri sudah melakukan berbagai upaya. Diantaranya memberikan penyuluhan hidup sehat bagi penambang sekaligus mengajaknya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M plus.

"Tidak hanya itu, kita sudah drop obat-obatan termasuk obat propilaksis bagi masyarakat yang hendak memasuki wilayah Penambangan Tanpa Ijin (peti)," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga telah mendistribusikan kelambu khusus proteksi malaria sebanyak 6.300 kepada penambangan. 

"Itu upaya kami untuk menurunkan angka kasus malaria . kendati jumlah kasusnya besar, Alhamdulillah tak ada yang meninggal," tambahnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com