Isu Penculikan Anak Makan Korban, Orang Kurang Waras Dianiaya Warga - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Senin, 20 Maret 2017

Isu Penculikan Anak Makan Korban, Orang Kurang Waras Dianiaya Warga

Warga Berkumpul Dipinggir Jalan Desa Goa

Sumbawa Barat, (Sumbawakini)--Beredarnya isu penculikan anak akhirnya makan korban. Seorang pria yang diduga kurang waras menjadi korban salah sasaran amukan warga.

Pria berusia sekitar 30 tahun berbadab gelap,  menjadi korban salah sasaran amuk massa. Dia dianiaya sekelompok warga dusun Dasan,Anyar desa Goa, kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat, karena diduga sebagai penculik anak, Senin (20/3) petang ini.

Korban salah sasaran tersebut, kini diamankan di Polres Sumbawa Barat. Saat Sumbawakini mewawancarai, korban terlihat seperti orang tidak waras.

Saat ditanya asal usulnya, korban menjawab ngalor-ngidul dan sesekali tersenyum seperti orang yang tidak tahu apa yang tengah terjadi.

Korban mengaku dirinya hendak menuju Maluk dengan berjalan kaki. "Sudah dua hari dua malam saya jalan kaki," ujarnya sambil memegang bekas luka dikepalanya.

Korban tidak mau diajak berbicara banyak. Ia lebih memilih tidur di depan sel tahanan Polres KSB.

Anggota Piket Reskrim yang diwawancarai terkait kejadian ini pun seperti kebingungan. "Kami juga belum tahu persis permasalahan ini," ujarnya.

Korban baru saja diantar tukang ojek ke Polres. Beberapa kali korban kami tanyai asal usulnya, tetapi yang bersangkutan menjawab hal aneh-aneh. "Kemungkinan korban orang kurang waras," sebut petugas piket tadi.

Dari sejumlah warga Dasan yang diwawancarai Sumbawakini mengaku, saat kejadian korban terlihat seperti orang berniat kurang baik.

Warga jadi curiga dengan gerak-gerik korban dan langsung mengepung yang bersangkutan. "Bagaimana warga tidak curiga kalau korban adalah pelaku penculikan anak, yang bersangkutan jalan malam hari dalam keadaan gelap, seperti orang yang tengah mengendap-ngendap" ujar warga.  (Jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com