Gawat!!! Listrik Stober Alas Mati Lagi-Mati Lagi, Warga Kian Resah - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 30 Maret 2017

Gawat!!! Listrik Stober Alas Mati Lagi-Mati Lagi, Warga Kian Resah

Ridha Husain

Sumbawa Besar, (Sumbawakini)--Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) ternyata tidak dibarengi dengan pelayanan yang baik. Hampir setiap hari, listrik di dusun Setoe Brang (Stober) desa Luar kecamatan Alas, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, mengalami pemadaman.

Akibat pemadaman diluar jadwan ini, warga Stober merasa sangat dirugikan karena,  pemadaman hanya terjadi diwilayah mereka saja, sementara di dalam kota Alas nyaris tidak pernah ada pemadaman.  "Kami merasa seperti di anak tirikan oleh PLN," ujar Ridha Husain warga dusun Stober desa Luar kecamatan Alas, Rabu (29/3) malam.

Menurut Ridha Husain, pemadaman listrik dua hingga tiga kali dalam sehari semalam sangat merugikan warga, terlebih pemadaman ini berimbas pada kerusakan alat-alat elektronik. "Sudah banyak alat elektronik warga rusak akibat listrik hidup mati-hidup mati tanpa mengenal waktu," ketusnya. 

Seharusnya PLN memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan,  terlebih setelah Kenaikan tarif listrik diberlakukan. "Tarifnya saja naik, pelayanannya kok semakin buruk. Malam ini saja sudah dua kali pemadaman" tuding Ridha Husain.

Pemadaman dirasakan tidak adil oleh sebagian warga kecamatan Alas. Pasalnya, pemadaman ini hanya diwilayah dusun Stoe Brang saja, sedangkan di dalam kota Alas, nyaris tidak pernah ada masalah dengan penerangan listrik.

Mengapa hal ini terjadi ? Manager PLN Ranting Alas, Gita Oktaviana yang coba dihubungi berkali-kali via telepon,  tidak mau menggangkat handphone miliknya. (cep)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com