Doppp !!!, Pemerintah Pusat Tunda Pencairan Dana Desa KSB - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 02 Maret 2017

Doppp !!!, Pemerintah Pusat Tunda Pencairan Dana Desa KSB

Suasana Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD KSB

 

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Pemerintah pusat diberitakan bakal menunda pencairan Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Penundaan ini buntut dari keterlambatan sejumlah desa  yang hingga kini belum menyerahkan laporan penggunaan DD anggaran tahun 2016 lalu.

Penundaan ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan komisi II DPRD KSB dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kamis (2/3). Rapat ini juga dihadiri seluruh pemerintah kecamatan dilingkungan KSB. 

“Banyak hal yang kita bahas dalam RDP tersebut. Namun masalah sembilan  Desa yang belum memberikan pelaporan atas penggunaan DD merupakan salah satu topik menarik, karena persoalan itu akan menunda pencairan DD dari pemerintah pusat,” kata Aheruddin Sidik SE, ME, ketua komisi II, usai pelaksanaan RDP tersebut seraya mengatakan Komisi tiga menginginkan kejadian itu.

Aher sapaan akrab politisi muda asal kecamatan Seteluk itu, dari sembilan desa yang belum menyelesaikan laporan DDnya itu, masih ada desa yang baru mulai membuat laporan. Alasannya, laporan yang pernah disusun tidak terbaca lagi dalam Laptop yang dimiliki. Padahal, batas akhir penyampaian laporan pada Maret ini.

"Kami tekankan pada DPMD dan pemerintah kecamatan, untuk merespon srrius hal ini. Karena akibatnya cukup fatal dan desa lain harus kina imbas dari tindakan sembilan desa itu," pintanya.

Komisi II juga meminta kepada DPMD dan pemerintah kecamatan, agar melakukan pendampingan secara langsung, sehingga pelaporan itu bisa segera dirampungkan, dan kekhawatiran molornya pencairan DD itu tidak terjadi.

“Kami harap dalam waktu tidak terlalu lama, laporan DD sembilan desa itu sudah bisa disampaikan,” imbuhnya. (jon)   
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com