Disos 'Sikat' Gepeng dan ODGJ dari KSB - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 22 Maret 2017

Disos 'Sikat' Gepeng dan ODGJ dari KSB

Manurung S.Pd, Sekdis Sosial KSB

Sumbawa Barat, (Sumbawakuni) -- Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat  akan menyisir sejumlah tempat strategis yang kerap di tongkorongi para gepeng.

Sekretaris Dinas Sosial, Manurung S. Pd pada media Sumbawakini.com, Rabu (22/3) mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat, keberadaan gepeng di Kabupaten Sumbawa Barat tersebar di tempat-tempat umum, seperti pasar dan terminal.

"Tadi, kami sudah turun ke pasar dan terminal untuk memastikan terlebih dahulu laporan warga, hasilnya nihil," ungkapnya.

Kendati pihaknya tidak menemukan gepeng, tetapi Sambung Manurung, Dinas Sosial mengantongi waktu dan tempat dimana mereka biasa beroperasi.

"Warga yang menyampaikan informasi itu pada kami. Ternyata mereka resah dengan keberadaan gepeng-gepeng ini," terangnya.

Nah, setelah data ini kami kantongi, Dinas akan mengambil kebijakan yaitu menertibkan atau langsung angkut 'sikat' jika di temukan sedang beroperasi.

"Kami akan turun bersama Pol PP dan juga Dinas Kesehatan dalam waktu dekat," imbuhnya.

Kalau Dinas Kesehatan untuk  menertibkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (OFGJ) atau gila yang berkeliaran baik siang maupun malam hari.

"Kami tidak menginginkan kasus yang terjadi di Kecamatan Jereweh terulang lagi,  dimana orang tidak waras (ODGJ) di amuk massa karena di tuduh ingin menculik anak," beber Manurung.

Setelah ODGJ dan gepeng ini terkumpul di satu tempat, selanjutnya kami akan pulangkan ke pihak keluarga.

"Kalau gepeng besar kemungkinan berasal dari pulau seberang. Sedangkan, ODGJ besar kemungkinan berasal dari dalam daerah maupun daerah terdekat," pungkasnya. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com