Dinata: Kami Tidak Setuju Rencana Kenaikan Tarif PDAM - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 01 Maret 2017

Dinata: Kami Tidak Setuju Rencana Kenaikan Tarif PDAM


 

Komisi III DPRD KSB Saat Mengelar Keterangan Pers
Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Rencana kenaikan tarif air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dicium oleh anggota Komisi III DPRD KSB.

Rencana tersebut bukannya mendapat respon positif dari para wakil rakyat, justru sebaliknya. Melalui komisi III, rencana ini justru mendapat penolakan. 

Hal tersebut di sampaikan oleh ketua Komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan ST usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan, DPMPTSP, Bappeda dan Litbang serta PDAM di Ruang Banggar Kantor DPRD, Rabu (1/3) tadi pagi.

"Jangan dulu berbicara kenaikan tarif, soal tarif itu urusan kedua. Yang perlu di beresin ialah, tingkatkan kualitas pelayanan pada masyarakt agar air tetap lancar dan berkualitas" ujar Dinata.

"Kami mendengar akan ada kenaikan tarif dari PDAM. Untuk hal ini, kami berharap jangan dulu di lakukan," pintanya.

Sebelum tarif dinaikkan, kami meminta PDAM untuk benahi dulu semua persoalan klasik yang kerap terjadi. Salah satunya, pipa yang sering patah akibat di terjang air terutama di wilayah Desa Bangkat Monteh dan intake (pusat) dari air itu sendiri. Apalagi, kami mendapat laporan bahwa pipa di intake mengalami kerusakan akibat di terjang banjir.

"Kami meminta PDAM untuk membuat analisa dan telaah agar persoalan ini tidak terjadi lagi," pintanya.

Kalau memang perlu perubahan, misalnya pipa di elevasi atau ditanam dan butuh biaya, serahkan laporannya kepada kami. Insya Allah,  kami siap bantu dengan memback up anggaran perbaikan.

"Kalau sudah tidak ada persoalan lagi dan semua bisa di atasi, baru kita berbicara tarif," imbuhnya.

Tidak hanya itu,  yang kami stressing atau tekan buat PDAM,  program pemasangan air minum masyarakart bagi yang berpenghasilan rendah di evaluasi atau di verifikasi ulang lagi. Pasalnya, ada orang yang mestinya kena program itu, justru tidak kena. Malah yang berpenghasilan yang dapat.

"Kita minta ini betul-betul di perhatikan dengan serius," terangnya.

Politisi PAN itu menyarankan terkait program tersebut, Dirinya meminta agar PDAM dapat berkoordinasi dengan Pemdes setempat. Hal ini untuk meminimalisir adanya salah sasaran  program.

"Meski mereka tadi menyatakan siap, tetapi teman-teman Komisi III tetap akan meminta laporan tertulis sejauh mana mereka akan mengevaluasi program itu," demikian Dinata. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com