Besok FRD "Duduki" KTC dan Dewan - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 07 Maret 2017

Besok FRD "Duduki" KTC dan Dewan

Abdul Gafur Al Zaliti

Sumbawa Barat, (Sumbawakini)---Kabar keterlambatan pencairan Dada Desa (DD) se-Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, menuai protes. 

Forum Restorasi Desa (FRD) Sumbawa Barat, Rabu (8/3) berencana melakukan aksi demontrasi ke kantor Bupati di Kemutar Telu Center dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbawa Barat.

Melalui Ketua FRD, Abdul Gafur Al Zaliti, Selasa (7/3)  menyatakan, pihaknya sangat khawatir jika pencairan Dana Desa tersebut bakal tertunda, karena berakibat pada terlambatnya pembangunan seluruh desa di KSB. 

Kata Gafur, besok (Rabu 8/3-Red)  FRD akan turun kejalan dengan membawa ratusan massa guna mendesak pemerintah segera bertindak mengantisifasi masalah ini agar tidak terjadi. “Kami melakukan aksi demi Sumbawa Barat,” akunya. 

Kata dia,  pemerintah Jokowi dengan program Nawacitanya sangat menginginkan percepatan pembangunan desa, sehingga dana tersebut digelontorkan.ke seluruh desa di Indonesia “Ini program utama pemerintah untuk membangun desa,” ujarnya.

Adanya kabar pencairan Dana Desa di Sumbawa Barat bakal tertunda tentu sangat meresahkan warga dan seluruh pemerintah desa.


Khakikatnya,  dana tersebut ditujukan untuk pembangunan desa yang nota bene sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat. Jika dana tersebut ditunda pencairannya tentu akan berimbas pada seluruh kegiatan membangun desa itu sendiri. 

Kepada Sumbawakini.com, Gafur menyayangkan sikap pemerintah daerah yang lalai memberikan pemahaman kepada pemerintah desa, baik cara penggunaan anggaran dan tata cara pelaporannya.   

“Jangan karena adanya keterlambatan sembilan desa memberikan laporan penggunaan anggaran, seluruh desa di KSB menanggung akibatnya,” sesalnya.

Seperti telah diberitakan, Sumbawakini, pemerintah pusat bakal menunda pencairan Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akibat   keterlambatan sejumlah desa yang hingga kini belum menyerahkan laporan penggunaan DD anggaran tahun 2016 lalu.


Penundaan ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan komisi II DPRD KSB dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kamis (2/3). (Jay). 
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com