Waspada ! Bisnis MLM Diduga Menipu Merebak di KSB - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Sabtu, 18 Februari 2017

Waspada ! Bisnis MLM Diduga Menipu Merebak di KSB

Himbauan Gubernur NTB
waspadai penipuan berkedok investasi
Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Masyarakat dihimbau untuk waspada dan pihak Kepolisian didesak untuk segera mengusut tuntas adanya dugaan penipuan dalam bisnis multy Level Marketing (MLM) system online 'Talkfussion' yang saat ini sedang marak di Sumbawa Barat. 

Tokoh pemuda Sumbawa Barat, Deden Zaedul Bahri, kepada SumbawaKini, Sabtu (18/2), mengatakan merebaknya bisnis semacam itu telah membodohi masyarakat yang imbasnya berpengaruh secara ekonomi dan mental masyarakat itu sendiri. 

"Kita tidak mau masyarakat dibodohi. Sudah cukup kasus arisan berantai yang merugikan masyarakat puluhan miliar tahun 2012 lalu atau kasus koperasi Pandawa yang membuat heboh belum lama ini. Kami minta Kepolisian segera turun melakukan pengusutan," ujar Deden.


Deden Zaedul Bahri
Deden mengungkapkan, sistem kerja oknum yang menjalankan bisnis Talkfussion adalah dengan mengajak masyarakat bergabung (menjadi asociate) dengan menyetor sejumlah dana lalu diiming-imingi dengan bonus miliyaran rupiah yang bisa didapat dalam hitungan bulan. 

Celakanya, orang yang bergabung selain diwajibkan menyetor dana juga diwajibkan mengajak orang lain sebagai downline yang juga dengan kewajiban sama, menyetor sejumlah dana dan mengajak orang lain lagi untuk bergabung.

"Tidak ada jaminan uang yang disetor bisa kembali kalau mereka gagal. Gilanya lagi, untuk asociate yang bekerja di PTAMNT, mereka difasilitasi untuk meminjam dana di Koperasi karyawan. Ini membuktikan bisnis ini sudah meluas dan harus segera disikapi," cetus Deden.

Fenomena Talkfussion ini rupanya menjadi perhatian sejumlah LSM di Sumbawa Barat. Senin lusa, sejumlah LSM akan menyampaikan pengaduan ke Polres Sumbawa Barat dan berencana melakukan hearing dengan Kapolres setempat untuk meminta Polisi segera turun tangan.

Sementara hasil penelusuran yang dilakukan tim SumbawaKini, di Sumbawa Barat, bisnis ini dikendalikan oleh oknum beretnis China dari Banjarmasin yang tinggal menyewa kamar di sebuah hotel di Maluk. Dari penelusuran itu diketahui sudah cukup banyak masyarakat yang terpedaya, termasuk yang berstatus sebagai karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT).

Masyarakat diajak bergabung dengan cara diundang untuk mengikuti presentasi dimana mereka diiming-imingi dengan bonus miliyaran rupiah, bahkan bonum mobil sport prestisius buatan Eropa.

Dari penelusuran di internet, sebenarnya sudah banyak korban yamg menuliskan pengakuan tentang kerugian yang dialami kerena mengikuti bisnis ini. Rata-rata korban mengaku tergiur atas iming-iming bonus sangat besar. 

Talkfussion sendiri adalah produk layanan di internet berbasis video. Produk unggulannya adalah video email, video newsletter dan video conference. Produk ini dijual dengan sistem MLM. 

Saat ini ada tiga paket produk yang ditawarkan, yakni paket executive (harganya US $ 250), paket elite (USD $ 750) dan paket propak (US$ 1.499). Harga paket itu akan ditambah biaya administrasi US$ 30 dan biaya bulanan US$ 35. Jadi dapat dibayangkan berapa kerugian yang harus ditanggung peserta jika mereka gagal.(EZ)

1 komentar:

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com