Tiga Saran Dinas Pariwisata Kota Denpasar Untuk KSB - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 21 Februari 2017

Tiga Saran Dinas Pariwisata Kota Denpasar Untuk KSB



Sumbawa Barat,  (Sumbawakini) --Komisi II  DPRD Kabupaten Sumbawa Barat belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke Denpasar. Kegiatan di lakukan dalam rangka belajar kepada daerah tersebut terkait formulasi pengembangan destinasi wisata terlebih lagi strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.

Kedatangan Komisi II ke Dinas Pariwisata Kota Denpasar diterima langsung oleh Drs. I Nyoman Nada, M.Si sekretaris dinas pariwisata Kota Denpasar, Selasa (21/2).
Ketua Komisi II DPRD KSB, Aheruddin Sidik SE., ME mengatakan dalam pemaparannya, Sekdis  Pariwisata Kota Denpasar, terdapat tiga point penting yang perlu di perhatikan. Yaitu,  penguatan terhadap Kelompok Budaya dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kinerja akurat dari tim Penggali Potensi dan Destinasi Potensial dengan melibatkan masyarakat dan penguatan kelembagaan dinas maupun badan promosi pariwisata daerah yang berorientasi pada promosi pariwisata daerah.

"Hasil kunjungan kerja komisi ini akan kami sampaikan ke Pemda Sumbawa Barat untuk dapat di tindak lanjuti, " paparnya.

Menurutnya, Bumi Pariri Lema Bariri ini memiliki potensi yang tidak kalah dengan yang ada di daerah lain. Hanya saja, pengelolaanya belum maksimal sehingga potensi yang kami anggap potensial itu terabaikan.
"Kami akan tekankan kepada pemerintah daerah agar semua potensi di manfaatkan, sehingga cita-cita mendongkrak PAD melalui sektor pariwisata bisa terwujud," bebernya.

Agar cita-cita terwujud,  dinas terkait harus segera melakukan pembinaan secara intens kepada kelompok budaya dan  Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) minimal di setiap kecamatan. Karena, hampir setiap kecamatan memiliki potensi wisata yang dapat di kunjungi. Beri mereka ruang untuk ikut proaktif di dalam  pengembangan seni dan budaya daerah termasuk juga di dalam peningkatan dan pengembangan sektor pariwisata daerah.

"Kalau pembinaan ini sudah maksimal, tinggal kita buat aja event-event skala nasional dan internasional dengan menampilkan budaya lokal, karena budaya menjadi salah satu penopang keberhasilan pariwisata di Bali. Oleh karenanya  bidang seni dan budaya lokal yang unik dan potensial turut dikembangkan di KSB nantinya," bebernya.

Setelah ini berjalan, promosi secara massif. Bisa melalui sebuah event atau media maupun agent pariwisata.
"Kalau potensi jelas, promosi gencar, hakkul yakin,  akan banyak wisatawan yang akan mengunjungi KSB," seraya mengatakan KSB sudah mulai mendunia baik melalui potensi Desa Mantar dan Eksotika Gugusan Gili Balu satu diantaranya Pulau Kenawa. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com