Rp 3,1 Milyar untuk Rehab 17 Pustu - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Minggu, 26 Februari 2017

Rp 3,1 Milyar untuk Rehab 17 Pustu

Tuwuh, Plt Kadis Kesehatan KSB

Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat akan mengelontotrkan dana senilai Rp 3,1 Milyar  untuk merehab fisik 17 bangunan  Puskesmas Pembantu (Pustu) di beberapa kecamatan. 

Dana bersumber dari  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 ini, nantinya dipakai merehap 12 bagunan fisik Pustu, dan lima pagar Pustu. 

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan KSB,  H. Tuwuh S. Ap yang di dampingi Kasubbag Program dinas tersebut, Hendri Fitriawan SKM mengatakan,  Pustu yang akan di sentuh dengan dari tersebut termasuk yang ada di daerah sulit, seperti Mantar, Rarak Ronges, Talonang dan Lamuntet.

"Hanya tiga kecamatan yang Pustunya tidak akan di sentuh tahun ini, yaitu, Pustu Kecamatan Seteluk, Jereweh dan Maluk," paparnya. 

Dijelaskannya, terdapat 27 total Pustu di KSB. Sepuluh sisanya akan di rehab tahun depan menyusul bangunan fisik maupun pagarnya dinilai masih layak dan sesuai standar.

"Inilah bentuk totalitas kami memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Tidak hanya Sumber Daya Manusia (SDM) dan alat saja yang kami perhatian, fisik bangunan, fasilitas kesehatan juga kami perhatikan," sebut H. Tuwuh.

Di tempat yang sama, Hendri Fitriawan SKM menambah, untuk peralatan Pustu, Pemkab juga menggelontor anggaran sebesar Rp 1,9 Milyar. "Tahun ini akan kami lengkapi semua peralatan 27 Pustu," imbuhnya
.
Mengenai model pedoman pengadaan dari alat kesehatan, kata Hendri,  pedoman pengadaan mengacu pada Peraturan Mentri Kesehatan (Permenkes)  No.75 tahun 2014 tentang Puskesmas. (jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com